Rakyat45.com, Pekanbaru – Proyek drainase milik Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru yang berada di Jalan Letkol Hasan Basri, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, tepat di belakang Bundaran Kris, mendadak dibongkar menggunakan alat berat pada Senin (17/11/25) pagi. Kejadian sekitar pukul 09.00 WIB itu sontak menarik perhatian warga sekitar.
Mega, penjaga kedai yang berlokasi persis di depan proyek tersebut, mengaku terkejut melihat proses pembongkaran.
“Sekitar jam sembilan pagi tiba-tiba alat berat datang. Katanya ada kabar proyeknya belum dibayar,” ujar Mega kepada Rakyat45.com.
Ketua Pemuda Sriwijaya Riau, Misrawansyah, turut angkat suara terkait pembongkaran tersebut. Ia menyayangkan tindakan yang dinilai merugikan banyak pihak.
“Kalau memang pembayaran belum dilakukan, ya tinggal menunggu prosesnya. Tidak perlu merusak hasil pekerjaan yang sudah ada. Menunggu beberapa bulan bukan alasan untuk membongkar,” tegasnya.
Misrawansyah mengaku telah mengonfirmasi kepada Wali Kota Pekanbaru bahwa proyek yang sudah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) seharusnya dijamin pembayarannya.
“Saya sudah tanya Pak Wali. Kalau sudah masuk DPA, itu pasti dibayar. Jadi kenapa harus sampai terjadi pembongkaran seperti ini?” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perkim Pekanbaru belum memberikan klarifikasi resmi terkait alasan pembongkaran serta status pembayaran proyek drainase tersebut. Rakyat45.com masih berupaya meminta keterangan lebih lanjut.***












