Banner Website
Hukum & Kriminal

Lapas Bengkalis Perketat Pengamanan, Upaya Penyelundupan HP Kembali Ditumpas

491
×

Lapas Bengkalis Perketat Pengamanan, Upaya Penyelundupan HP Kembali Ditumpas

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Didampingi dua petugas Lapas Bengkalis, pengunjung wanita berinisial MA dibawa ke ruang penggeledahan sebelum memasuki area kunjungan WBP, di mana petugas berhasil menemukan satu unit telepon genggam Android merek Oppo. Selasa (25/11/2025)/R45/Humas.

Bengkalis, Rakyat45.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis kembali mencatat keberhasilan dalam menggagalkan upaya penyelundupan telepon genggam oleh seorang pengunjung, Selasa (25/11).

Insiden ini tidak hanya menjadi bukti kewaspadaan petugas, tetapi juga menggambarkan konsistensi Lapas dalam menjaga integritas pengamanan di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Pemeriksaan pengunjung yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB dilakukan dengan prosedur ketat, sebagaimana upaya rutin untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang mulai dari narkotika, telepon genggam, hingga benda yang dapat mengancam keamanan.

Tim Pengamanan bersama petugas piket pemeriksa barang dan badan bekerja secara terkoordinasi menjalankan SOP yang telah ditetapkan.

Menjelang siang, sekitar pukul 11.13 WIB, seorang pengunjung wanita berinisial MA, pemegang nomor antrean 114 dipanggil ke ruang penggeledahan sebelum memasuki area kunjungan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berinisial K di Blok E Kamar 17.

Saat pemeriksaan berlangsung, MA tiba-tiba mencoba keluar dari ruangan, namun gerak-geriknya yang mencurigakan langsung diantisipasi oleh petugas.

Tindakan cepat petugas membuahkan hasil. Pemeriksaan lanjutan mengungkap satu unit telepon genggam Android merek Oppo yang sudah dilakban rapi dan ditempelkan pada betis kaki kanan pengunjung. Barang bukti beserta pengunjung kemudian diamankan untuk proses penanganan sesuai ketentuan.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Kepala Seksi Administrasi Kamtib, Eflizar, untuk diteruskan kepada Kepala Lapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono. Menindaklanjuti laporan itu, Kalapas memerintahkan pemberian sanksi terhadap pengunjung serta pemeriksaan mendalam terhadap WBP yang bersangkutan.

Dalam pernyataannya, Kalapas Priyo Tri Laksono menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengamanan.

“Penyelundupan dalam bentuk apa pun tidak akan kami toleransi. Petugas telah menunjukkan ketelitian dan kewaspadaan yang menjadi fondasi utama pengamanan di Lapas Bengkalis,” ujarnya menegaskan.

Sementara itu, Kasi Administrasi Kamtib menyoroti dinamika modus penyelundupan yang kian variatif.
“Setiap hari, pola dan cara baru dapat muncul. Karena itu, pemeriksaan berlapis dan sikap disiplin petugas menjadi kunci menjaga keamanan,” ungkapnya.

Atas pelanggaran tersebut, pengunjung dijatuhi sanksi pembatasan kunjungan. Adapun WBP yang hendak dikunjungi turut menjalani pemeriksaan dan dikenai sanksi disiplin sesuai aturan pemasyarakatan.

Keberhasilan ini kembali mencerminkan komitmen Lapas Kelas IIA Bengkalis dalam menjaga keamanan, serta memastikan bahwa ruang pemasyarakatan tetap steril dari barang-barang terlarang tanpa kompromi.**