Nasional

Komdigi Aktifkan Internet SATRIA-1 Pulihkan Komunikasi di Wilayah Bencana Sumatra

79
×

Komdigi Aktifkan Internet SATRIA-1 Pulihkan Komunikasi di Wilayah Bencana Sumatra

Sebarkan artikel ini
Komdigi Aktifkan Internet SATRIA-1 Pulihkan Komunikasi di Wilayah Bencana Sumatra
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengaktifkan layanan internet darurat berbasis satelit SATRIA-1 untuk memulihkan komunikasi yang terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat. (R45/Ho-Komdigit)

Rakyat45.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengaktifkan layanan internet darurat berbasis satelit SATRIA-1 untuk memulihkan komunikasi yang terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat.

Bencana yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan jaringan telekomunikasi di sejumlah lokasi lumpuh, sehingga menghambat proses evakuasi dan distribusi bantuan.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa penyediaan akses komunikasi darurat merupakan langkah prioritas mengingat kondisi di lapangan membutuhkan koordinasi cepat dan akurat.

“Saat jaringan konvensional rusak akibat bencana, SATRIA-1 menjadi solusi utama. Teknologi satelit memungkinkan masyarakat dan petugas kembali terhubung meski infrastruktur darat belum pulih,” ujar Meutya, Minggu (30/11/2025).

Layanan internet satelit ini dimanfaatkan untuk mendukung pergerakan BNPB, Tim SAR, TNI, serta berbagai instansi yang bekerja di lokasi terdampak. Dengan akses internet yang stabil, proses pendataan korban, pelaporan kerusakan, dan penyampaian informasi resmi dapat dilakukan lebih cepat.

Meutya menjelaskan bahwa SATRIA-1 memang dirancang untuk daerah 3T dan lokasi yang sulit dijangkau, sehingga sangat efektif digunakan dalam situasi darurat seperti saat ini.

Tim BAKTI Komdigi bersama BNPB dan aparat gabungan telah mengirim perangkat ke sejumlah titik prioritas sejak Minggu pagi. Pemerintah menargetkan pemasangan di 10 lokasi strategis di tiga provinsi terdampak.

Berikut wilayah yang mendapat prioritas pemasangan, Sumatra Utara (2 titik),nBandara Pinangsori/Dr. Fredric Lumban Tobing, Tapanuli Tengah, SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Aceh (6 titik), Sekitar Masjid Baitul Gafur, Aceh Utara, Command Center Aceh Tengah, Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tamiang, Sumatra Barat (2 titik), Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kabupaten Agam, UPT BNPB Regional Sumatra Barat, Kota Padang.

Setelah perangkat aktif, seluruh posko penanganan bencana dapat langsung memanfaatkannya untuk mempercepat koordinasi.

Menutup keterangannya, Meutya mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap waspada, memantau informasi resmi pemerintah, dan memanfaatkan akses internet darurat ini untuk kebutuhan yang benar-benar penting.

“Gunakan layanan darurat ini untuk memperoleh informasi valid dan mengikuti arahan petugas. Ini penting untuk menjaga keselamatan bersama,” tegasnya.

Dengan pengaktifan SATRIA-1, pemerintah berharap konektivitas di wilayah bencana berangsur pulih sehingga penanganan dapat berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi.***