Rakyat45.com, Nganjuk – Presiden Partai Buruh Said Iqbal bersama Ketua Exco Partai Buruh Jawa Timur Jazuli melakukan ziarah ke makam aktivis buruh sekaligus Pahlawan Nasional, Marsinah, di Kabupaten Nganjuk, Minggu (30/11/2025). Kunjungan ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen Partai Buruh dalam meneruskan perjuangan almarhumah.
Dalam kesempatan tersebut, Jazuli menyampaikan bahwa penobatan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional merupakan kemenangan besar bagi seluruh gerakan pekerja di Indonesia.
“Pengakuan ini bukan hanya untuk Marsinah, tetapi juga untuk seluruh buruh yang terus berjuang demi keadilan. Marsinah adalah simbol keberanian kelas pekerja,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa semangat perjuangan Marsinah akan menjadi landasan Partai Buruh dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh di masa mendatang.
Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal, menegaskan pentingnya figur Marsinah dalam sejarah perjuangan pekerja Indonesia.
“Marsinah adalah satu-satunya Pahlawan Nasional yang berasal dari kalangan buruh. Perjuangan beliau menjadi inspirasi bagi seluruh pekerja di negeri ini,” tegasnya.
Said Iqbal mengungkapkan bahwa Partai Buruh dan KSPI merupakan pengusul awal pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah. Usulan itu disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto saat peringatan May Day 2025.
“Saya menyampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa Indonesia belum memiliki pahlawan dari kalangan buruh. Ketika ditanya siapa yang layak, saya jawab: Marsinah. Dan respons beliau sangat cepat,” jelas Said Iqbal.
Ziarah ini menjadi pengingat bahwa nilai perjuangan Marsinah tetap relevan hingga kini. Bagi Partai Buruh, sosok Marsinah adalah pengobar semangat untuk terus memperjuangkan keadilan, kesejahteraan, dan kondisi kerja layak bagi seluruh pekerja Indonesia.
Kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa perjuangan buruh tidak berhenti pada sejarah, tetapi terus bergerak melalui kebijakan dan tindakan nyata di masa depan.***












