Peristiwa

Solidaritas Warga dan Polsek Rupat Utara Pulihkan Lima Rumah Korban Puting Beliung

75
×

Solidaritas Warga dan Polsek Rupat Utara Pulihkan Lima Rumah Korban Puting Beliung

Sebarkan artikel ini
Teks foto; Kapolsek Rupat Utara AKP Herman, SH, bersama Kapos Sandar Pol Airud Tanjung Medang Aiptu Dedi Sukma, personel Polsek, dan warga bergotong royong memperbaiki atap rumah yang rusak akibat puting beliung di Dusun Mak Dewa, Desa Titi Akar, Minggu, (30/11/2025)/R45.

Rupat Utara, Rakyat45.com – Di wilayah pesisir yang kerap menjadi garda terdepan menghadapi perubahan cuaca ekstrem, warga Desa Titi Akar kembali menunjukkan ketangguhan mereka. Ketika puting beliung menghantam kawasan Jalan Batin Ngok, RT 01 RW 05, Dusun Mak Dewa, Polsek Rupat Utara bergerak cepat memimpin pemulihan rumah-rumah yang rusak.

Bencana yang datang dalam hitungan menit itu merusak empat rumah permanen dan satu rumah kayu beratap rumbia. Tanpa korban jiwa, namun dengan kerusakan material yang signifikan, desa ini menolak larut dalam kepanikan. Respons cepat dan gotong royong menjadi kunci utama.

Kapolsek Rupat Utara AKP Herman, SH, bersama Kapos Sandar Pol Airud Tanjung Medang Aiptu Dedi Sukma, Bhabinkamtibmas Desa Titi Akar, serta personel Polsek lainnya hadir sejak pagi.

Perangkat desa mulai dari Kadus Mak Dewa Apan, ketua RT/RW, hingga perwakilan BPD bersama warga turut memadati lokasi, membangun kembali dari puing-puing.

Di tengah hiruk pikuk suara gergaji dan ketukan palu, terlihat jelas bahwa desa ini tak memilih menunggu mereka bergerak. Di wilayah perbatasan seperti Rupat Utara, solidaritas bukan sekadar nilai budaya, tetapi sebuah mekanisme bertahan hidup.

Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, melalui Kapolsek Rupat Utara AKP Herman, menegaskan bahwa kehadiran cepat Polri di lapangan adalah bagian dari komitmen menjaga keamanan dan ketenangan masyarakat, terutama di wilayah pesisir yang rawan cuaca ekstrem.

“Polri akan selalu hadir untuk masyarakat. Respons cepat dalam membantu perbaikan rumah warga terdampak puting beliung ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam pelayanan kemanusiaan,” ujar AKP Herman mewakili Kapolres.

“Sinergi antara polisi dan warga adalah kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan serta memulihkan rasa aman pascabencana,” tambahnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa dalam situasi krisis, kesigapan aparat, dan kedekatan dengan masyarakat menjadi faktor pemulihan yang paling menentukan.

Sembari membantu perbaikan, Bhabinkamtibmas mengingatkan warga agar tetap siaga terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang, hujan deras, hingga gelombang tinggi yang mengancam aktivitas laut mengingat posisi Rupat Utara sebagai kawasan perairan aktif.

Gotong royong di Titi Akar tak hanya memperbaiki rumah-rumah yang rusak, tetapi memperkuat resiliensi desa pesisir yang harus selalu siap menghadapi dinamika alam. Dari puing-puing yang berserakan, desa ini kembali berdiri dengan satu keyakinan, kebersamaan adalah benteng terkuat mereka.**