Banner Website
Daerah

Antisipasi Banjir, Pemprov Riau Perkuat Pilar Jembatan Sei Rokan pada 2026

109
×

Antisipasi Banjir, Pemprov Riau Perkuat Pilar Jembatan Sei Rokan pada 2026

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Banjir, Pemprov Riau Perkuat Pilar Jembatan Sei Rokan pada 2026
Peninjauna Pilar Jembatan Sei Rokan./R45/Md

Rakyat45.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau memastikan langkah mitigasi strategis untuk menghadapi ancaman banjir tahunan dengan memperkuat infrastruktur vital di wilayah Rokan Hulu. Dua pilar utama Jembatan Sei Rokan di Kecamatan Ujung Batu dijadwalkan mendapat penguatan struktur pada tahun anggaran 2026.

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas insiden kemiringan jembatan pada 23 November 2024, ketika derasnya aliran Sungai Rokan yang membawa tumpukan material kayu menghantam konstruksi jembatan. Peristiwa tersebut memaksa penutupan total jembatan dan sempat melumpuhkan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, menyampaikan bahwa seluruh penanganan darurat terhadap Jembatan Sei Rokan telah rampung.
Ia menegaskan jembatan telah melalui tahap uji coba dan dinyatakan aman dilalui kendaraan.

“Pekerjaan perbaikan sudah selesai sejak Oktober dan uji coba dilakukan pertengahan November 2025. Saat ini jembatan beroperasi normal tanpa pembatasan,” ujar Zulfahmi, Senin (8/12).

Meski kondisi jembatan telah stabil, Pemprov Riau tetap mengambil langkah antisipatif. Zulfahmi menegaskan bahwa pada tahun 2026 pemerintah akan memperkuat dua pilar tambahan sebagai bagian dari upaya memperkokoh fondasi jembatan.

“Tahun depan dua pilar lagi akan kita perkuat. Ini penting untuk mencegah gerusan tanah yang sering terjadi saat banjir melanda Sungai Rokan,” jelasnya.

Gerusan atau erosi pondasi akibat banjir menjadi ancaman utama bagi keberlanjutan struktur jembatan yang menjadi akses vital masyarakat.

Jembatan Sei Rokan memiliki posisi strategis sebagai penghubung utama Ujung Batu – Pasir Pangaraian. Bila kembali rusak atau terputus, bukan hanya mobilitas warga yang terganggu, tetapi juga roda perekonomian masyarakat setempat.

“Jika jembatan ini bermasalah lagi, dampaknya akan sangat besar. Lalu lintas terhenti dan ekonomi masyarakat ikut terpukul,” tegas Zulfahmi.

Penguatan pilar jembatan ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemprov Riau untuk menjaga ketahanan infrastruktur menghadapi perubahan iklim dan intensitas banjir yang semakin tinggi setiap tahunnya. Pemerintah menargetkan, setelah proses penguatan selesai, Jembatan Sei Rokan dapat bertahan lebih baik menghadapi tekanan alam di masa mendatang.***