Banner Website
Politik

Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Puan Ajak Masyarakat Perkuat Empati dan Gotong Royong

168
×

Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Puan Ajak Masyarakat Perkuat Empati dan Gotong Royong

Sebarkan artikel ini
Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Puan Ajak Masyarakat Perkuat Empati dan Gotong Royong
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani./R45/Ho-DPR RI

Rakyat45.com, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat Indonesia menjadikan perayaan Natal 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026 sebagai momentum memperkuat rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial, terutama bagi warga yang terdampak bencana alam di berbagai daerah.

Dalam pernyataannya, Puan menyampaikan ucapan selamat Natal kepada umat Kristiani di seluruh Indonesia. Ia berharap perayaan Natal dapat berlangsung khidmat serta menjadi sarana mempererat persaudaraan lintas agama.

“Semoga Natal membawa kedamaian, menumbuhkan kasih, dan semakin memperkuat persatuan di tengah keberagaman bangsa,” ujar Puan, Rabu (24/12/2025).

Puan secara khusus menaruh perhatian pada umat Nasrani yang merayakan Natal dalam kondisi terbatas akibat bencana. Menurutnya, nilai-nilai Natal justru menjadi penguat di saat masyarakat menghadapi masa sulit.

“Semangat Natal mengajarkan kita untuk tetap berharap dan saling menguatkan, meski dalam keterbatasan dan duka,” katanya.

Selain menyampaikan pesan Natal, Puan juga mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru 2026 kepada seluruh rakyat Indonesia. Ia berharap tahun mendatang membawa perubahan positif dan kehidupan yang lebih sejahtera bagi masyarakat.

“Mari kita songsong Tahun Baru dengan harapan baru, semangat kebersamaan, dan tekad membangun Indonesia yang lebih baik,” ucapnya.

Menjelang pergantian tahun, Puan mengimbau agar perayaan dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan. Ia meminta pemerintah daerah maupun masyarakat untuk mengedepankan empati terhadap korban bencana alam yang masih membutuhkan bantuan.

“Rayakanlah Tahun Baru dengan kesederhanaan dan kepedulian. Banyak saudara kita yang masih berjuang memulihkan kehidupannya,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Di akhir pesannya, Puan mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong. Ia menilai solidaritas sosial merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Gotong royong adalah jati diri bangsa. Mari kita rawat semangat saling membantu demi Indonesia yang lebih kuat dan berperikemanusiaan,” tutupnya.***