Banner Website
Daerah

Krisis Lingkungan Memburuk, Aktivis Riau Dorong Penetapan Hari Ekosistem Riau

141
×

Krisis Lingkungan Memburuk, Aktivis Riau Dorong Penetapan Hari Ekosistem Riau

Sebarkan artikel ini
Krisis Lingkungan Memburuk, Aktivis Riau Dorong Penetapan Hari Ekosistem Riau
Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Pekanbaru (IPEMARU), Angga Udela./R45/MD

Rakyat45.com, Pekanbaru – Kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan di Provinsi Riau mendorong kalangan aktivis untuk mendesak penetapan Hari Ekosistem Riau sebagai langkah strategis dalam memperkuat kesadaran dan komitmen pelestarian alam.

Desakan tersebut disuarakan dalam kegiatan kampanye publik bertema penjagaan lingkungan yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus seruan moral kepada pemerintah dan masyarakat agar lebih serius menyikapi krisis ekologi yang terus terjadi.

Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Pekanbaru (IPEMARU), Angga Udela, menyebut meningkatnya frekuensi bencana alam sebagai bukti nyata melemahnya daya dukung lingkungan, khususnya di Riau.

“Banjir, kebakaran hutan dan lahan, serta longsor bukan lagi peristiwa insidental. Ini adalah dampak dari kerusakan ekosistem yang berlangsung cukup lama dan belum ditangani secara menyeluruh,” ungkap Angga.

Ia menilai, penetapan Hari Ekosistem Riau dapat menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi arah kebijakan pembangunan daerah agar tidak lagi mengorbankan kelestarian lingkungan.

Angga juga menegaskan perlunya peran aktif Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada keberlanjutan. Menurutnya, pembangunan kota harus dibarengi dengan penguatan pengelolaan sampah, perlindungan daerah resapan air, serta pengendalian alih fungsi lahan.

“Tanpa keberpihakan yang jelas terhadap lingkungan, persoalan banjir dan degradasi alam akan terus menjadi siklus tahunan yang merugikan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Angga berharap gagasan Hari Ekosistem Riau tidak berhenti sebagai wacana, melainkan mampu mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas lingkungan dalam menjaga alam Riau.

“Momentum ini penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan lingkungan adalah fondasi utama kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.***