Rakyat45.com, Pringsewu – Keluarga pasien mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Husada Kabupaten Pringsewu, khususnya terkait keterlambatan penyediaan ambulans usai pasien dinyatakan meninggal dunia.
Pasien bernama Marhamah (70), yang sebelumnya menjalani perawatan medis di RSU Mitra Husada, dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit pada Selasa pagi. Almarhumah didiagnosis menderita penyakit tertentu berdasarkan hasil pemeriksaan medis rumah sakit.
Namun duka keluarga bertambah setelah ambulans rumah sakit yang dijanjikan untuk membawa jenazah tak kunjung tersedia. Keluarga mengaku telah menunggu cukup lama, namun hingga waktu berlalu, tidak ada kepastian dari pihak rumah sakit.
Berdasarkan keterangan keluarga, hingga pukul 10.29 WIB ambulans RS belum juga datang. Kondisi tersebut membuat pihak keluarga menyampaikan protes secara langsung kepada petugas terkait.
“Sejak ibu kami dinyatakan meninggal dunia, kami sudah menunggu ambulans untuk membawa jenazah pulang. Tapi lebih dari satu jam tidak ada kejelasan,” ujar Rawi, salah satu anak Marhamah.
Menurut keluarga, keluhan telah disampaikan kepada petugas penanganan jenazah. Namun respons yang diberikan dinilai belum memadai dan tidak memberikan solusi cepat di tengah situasi duka.
Karena ambulans rumah sakit tak kunjung tersedia, pihak keluarga akhirnya memutuskan menggunakan ambulans sukarelawan Pringsewu untuk memulangkan jenazah almarhumah ke rumah duka.
Keluarga berharap pihak rumah sakit dapat meningkatkan pelayanan, terutama dalam penanganan pasien meninggal dunia, agar dilakukan secara cepat, empatik, dan profesional demi menghormati kondisi psikologis keluarga yang sedang berduka.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSU Mitra Husada Kabupaten Pringsewu belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan keluarga pasien tersebut.***












