Daerah

Menuju HPN 2026, Solidaritas Sosial dan Kebangkitan UMKM Disatukan Lewat PWI Night Fest Bengkalis

12
×

Menuju HPN 2026, Solidaritas Sosial dan Kebangkitan UMKM Disatukan Lewat PWI Night Fest Bengkalis

Sebarkan artikel ini
Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Andris Wasono, bersama Ketua PWI Kabupaten Bengkalis Adi Putra dan unsur Forkopimda berpose bersama usai pembukaan PWI Night Fest 2025 di Lapangan Tugu Bengkalis, Rabu malam (31/12/2025),/R45/PWI.

Bengkalis, Rakyat45.com – Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis memilih jalan yang bermakna, memadukan perayaan, solidaritas, dan penguatan ekonomi rakyat.

Melalui PWI Night Fest 2025 yang dirangkai dengan Car Free Night (CFN) UMKM, PWI Bengkalis menghadirkan ruang perjumpaan antara pers, masyarakat, dan pelaku usaha lokal, Rabu malam (31/12/2025).

Lapangan Tugu Bengkalis yang menjadi pusat kegiatan berubah menjadi panggung kebersamaan. Di sana, insan pers berdiri sejajar dengan pelaku UMKM dan masyarakat umum, menyatukan semangat kepedulian sosial melalui penggalangan dana bagi korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Sebuah pesan tegas disampaikan, pers hadir tidak hanya sebagai penyampai kabar, tetapi juga sebagai bagian dari denyut kemanusiaan.

Ketua PWI Kabupaten Bengkalis, Adi Putra, menegaskan bahwa Car Free Night (CFN) UMKM bukan sekadar ruang pamer produk lokal, melainkan ruang perjumpaan gagasan, kreativitas, dan optimisme ekonomi rakyat. Di sanalah ide-ide bertemu, kolaborasi tumbuh, dan harapan ekonomi kerakyatan dirajut bersama.

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah sekaligus nasional. Di tengah tekanan dan perubahan zaman yang kian cepat, para pelaku UMKM justru membuktikan ketangguhan, inovasi, serta daya adaptasi yang luar biasa,” ujarnya.

Adi Putra menilai PWI Night Fest 2025 memiliki makna strategis, tidak hanya sebagai agenda menjelang Hari Pers Nasional (HPN) 2026, tetapi juga sebagai momentum reflektif bagi insan pers dalam menegaskan kembali perannya di era modern.

“Pers tidak berhenti pada fungsi menyampaikan informasi. Pers harus hadir sebagai mitra pembangunan, jembatan aspirasi publik, sekaligus penggerak kesadaran sosial.

Sinergi pers dan UMKM menjadi kunci untuk mengangkat potensi lokal agar mampu bersaing dan tampil di panggung yang lebih luas,” tegas Adi Putra dalam sambutannya saat membuka CFN UMKM.

Apresiasi datang dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Andris Wasono, menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan visi daerah dalam memperkuat ekonomi berbasis rakyat.

“Kegiatan ini membuka ruang promosi dan pemasaran bagi produk unggulan daerah, sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial. Inilah kolaborasi yang kami dorong,” katanya.

Andris menegaskan bahwa pers memegang peran strategis sebagai agen perubahan sosial. Di tangannya, kata dia, pers memiliki kekuatan untuk merawat solidaritas, menumbuhkan optimisme publik, serta mengawal arah pembangunan agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ia berharap PWI Night Fest 2025 menjadi fondasi kokoh bagi terbangunnya sinergi berkelanjutan antara pers, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, guna mendorong Kabupaten Bengkalis melangkah lebih maju dan adaptif di tengah derasnya arus digitalisasi.

Pantauan Rakyat45.com, kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan, Ketua BCN Bengkalis Reza Zuhelmy, serta perwakilan MUI, LAMR Kabupaten Bengkalis, dan Baznas Bengkalis, yang menegaskan kuatnya kolaborasi lintas elemen sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah.**