Peristiwa

HAB ke-80 Kemenag Riau di Kuansing Diwarnai Doa Bersama Lintas Agama

12
×

HAB ke-80 Kemenag Riau di Kuansing Diwarnai Doa Bersama Lintas Agama

Sebarkan artikel ini
HAB ke-80 Kemenag Riau di Kuansing Diwarnai Doa Bersama Lintas Agama
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby (pakai mikropon) didampingi Kepala Kanwil Kemenag Riau, Muliardi dan jajaran Kemenag di Riau melepas gerak jalan santai dalam rangka HAB Kemenag, di Lapangan Taman Jalur, Taluk Kuantan, Jumat (2/1/2026). R45/Humas Kemenag Riau

Rakyat45.com, Kuantan Singingi – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama menjadi momentum penguatan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kuantan Singingi. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan doa bersama lintas agama yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau di Lapangan Taman Jalur, Teluk Kuantan, Jumat (2/1/2026).

Doa lintas agama tersebut menjadi agenda pembuka rangkaian kegiatan HAB Kemenag, sekaligus awal pelaksanaan Jalan Santai yang diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama se-Provinsi Riau.

Dipandu oleh para tokoh agama setempat, doa bersama berlangsung penuh khidmat dan menjadi simbol kuat persatuan di tengah keberagaman keyakinan yang hidup berdampingan di Kuantan Singingi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan peran Kementerian Agama sebagai penjaga harmoni kehidupan beragama di Indonesia. Ia menegaskan, nilai moderasi beragama bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Doa lintas agama ini adalah pesan kuat bahwa perbedaan adalah kekayaan bangsa. Toleransi dan saling menghormati menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh ASN Kementerian Agama menjadikan peringatan Hari Amal Bakti sebagai sarana evaluasi diri, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan.

“HAB bukan sekadar perayaan, tetapi pengingat agar kita terus bekerja dengan profesional, berintegritas, dan penuh keikhlasan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi menilai kegiatan doa bersama lintas agama sebagai contoh nyata sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam merawat kerukunan sosial.

Menurutnya, keharmonisan antarumat beragama menjadi modal penting dalam menciptakan suasana daerah yang aman dan kondusif.

“Perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi sekat. Justru melalui kebersamaan seperti inilah kita memperkuat persatuan demi kemajuan Kuantan Singingi,” tutur Bupati.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kuantan Singingi, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh ASN Kementerian Agama dari berbagai kabupaten dan kota di Riau.