Hukum & Kriminal

Kalapas Bengkalis Sematkan Pangkat dan Penghargaan, Integritas Aparatur Perkuat Wibawa Lapas

280
×

Kalapas Bengkalis Sematkan Pangkat dan Penghargaan, Integritas Aparatur Perkuat Wibawa Lapas

Sebarkan artikel ini
Kalapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyematkan kenaikan pangkat kepada pegawai dalam apel pagi yang menegaskan komitmen integritas dan profesionalisme aparatur pemasyarakatan, Selasa (6/1/2026). R45/Indra.

Bengkalis, Rakyat45.com – Integritas aparatur kembali mendapat panggung utama di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkalis. Melalui apel pagi yang sarat makna, Kepala Lapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, secara langsung menyematkan kenaikan pangkat sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada pegawai berprestasi sebagai wujud nyata komitmen menjaga wibawa dan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.

Apel yang berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WIB tersebut digelar di halaman utama Lapas Kelas IIA Bengkalis, Jalan Pertanian, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf pelaksana, hingga peserta magang, mencerminkan soliditas dan kedisiplinan jajaran pemasyarakatan.

Lebih dari sekadar agenda seremonial, apel pagi ini menjadi momentum peneguhan nilai profesionalisme sekaligus apresiasi atas dedikasi aparatur dalam menjaga keamanan dan kredibilitas lembaga negara. Penghargaan diberikan sebagai pesan moral bahwa integritas dan kinerja berbanding lurus dengan kepercayaan institusi.

Dalam kesempatan tersebut, dua orang pegawai menerima piagam penghargaan khusus atas keberhasilan mereka menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lingkungan lapas.

Kejelian, keberanian, serta kepatuhan terhadap prosedur dinilai sebagai cerminan komitmen aparat dalam menegakkan aturan tanpa kompromi.

Sementara itu, seorang pegawai lainnya resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor SEK-72262.SA.12 Tahun 2025, sebagai bentuk pengakuan negara atas pengabdian dan kinerja yang telah ditunjukkan.

Dalam amanatnya, Kalapas Bengkalis menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sekadar proses administratif, melainkan bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar dari negara kepada aparatur sipil negara.

“Kenaikan pangkat ini adalah pengakuan atas loyalitas dan kinerja. Sementara keberhasilan menggagalkan penyelundupan merupakan bukti konkret komitmen kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” tegas Priyo.

Lebih lanjut, “Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus memperketat penggeledahan badan dan barang sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

Langkah preventif tersebut dinilai krusial dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik-praktik yang mencederai hukum.” ungkap Kalapas Priyo.

Kalapas juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, baik kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) maupun masyarakat umum, dengan mengedepankan transparansi, profesionalisme, dan pendekatan humanis sebagai bagian dari reformasi birokrasi pemasyarakatan.” pungkasnya.

Rangkaian apel pagi ditutup dengan pembacaan doa serta yel-yel Pemasyarakatan yang menggema, membakar semangat dan solidaritas seluruh pegawai. Sebagai bentuk akuntabilitas kinerja, Kalapas Bengkalis selanjutnya melaporkan pelaksanaan kegiatan tersebut kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau.

Melalui momentum ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah institusi, menutup setiap celah pelanggaran, serta menempatkan integritas sebagai kompas utama dalam menjalankan tugas negara.**