Banner Website
Peristiwa

Di Ambang Petaka Laut Bengkalis, Sinergi TNI AL Selamatkan Tim Basarnas dari Kapal Nyaris Tenggelam

404
×

Di Ambang Petaka Laut Bengkalis, Sinergi TNI AL Selamatkan Tim Basarnas dari Kapal Nyaris Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Pos TNI AL Bengkalis mengevakuasi personel Basarnas di perairan Desa Teluk Lancar, setelah kapal cepat Basarnas kehabisan BBM dan nyaris tenggelam akibat cuaca buruk saat operasi SAR. Rabu malam (7/1/2026).R45/Indra.

Bengkalis, Rakyat45.com – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) di tengah ganasnya cuaca laut kembali menguji ketangguhan para penjaga keselamatan perairan. Sebuah kapal cepat milik Basarnas dilaporkan kehabisan bahan bakar minyak (BBM) dan nyaris tenggelam saat menjalankan misi kemanusiaan mencari seorang anak buah kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 yang diduga terjatuh ke laut akibat dihantam cuaca ekstrem.

Insiden dramatis tersebut terjadi di perairan Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Di tengah gelombang tinggi dan angin kencang, kapal Basarnas hanya mampu bertahan dengan kondisi terapung, terseret arus hingga mendekati bibir pantai.

Merespons situasi darurat itu, Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Bengkalis bersama Satpol Airud dan BPBD Kepulauan Meranti bergerak cepat melakukan evakuasi. Sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam menyelamatkan para personel SAR yang terjebak di tengah cuaca buruk dan keterbatasan logistik.

Komandan Pos TNI AL Bengkalis, Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (8/1/2026), mengungkapkan bahwa laporan pertama diterima pada Rabu malam, 7 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.

“Begitu mendapat informasi dari Basarnas, personel SAR Posal Bengkalis, yakni Serda Bah Candra dan KLS Isy Alfajri, langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap kapal Basarnas yang kehabisan BBM dan terombang-ambing di perairan Bengkalis,” ujar Nirwan.

Ia menjelaskan, tim evakuasi gabungan terdiri dari unsur BPBD Kepulauan Meranti, Polairud Pos Bandul Meranti, serta Pos TNI AL Bengkalis. Sekitar pukul 22.10 WIB, tim SAR Posal berangkat dari Pos Airud Bandul menggunakan Sea Boat (SB) Tenggiri menuju titik koordinat lokasi kejadian.

Sekitar 35 menit kemudian, tepat pukul 22.45 WIB, tim tiba di lokasi dan segera mengevakuasi seluruh anggota Basarnas ke kapal penyelamat. Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi laut yang masih bergelora.

Sementara itu, speed boat milik Basarnas yang kehabisan BBM ditarik oleh kapal nelayan setempat yang sebelumnya telah dikoordinasikan melalui Posal Muntai. Personel TNI AL, di antaranya Serda Selamat, Serda Aras, dan KLS Bah Sudarmawan, mengawal penarikan kapal menuju Dermaga Nelayan Desa Teluk Lancar.

“Untuk sementara, speed boat Basarnas kami amankan dengan cara diikat di Dermaga Nelayan Desa Teluk Lancar,” jelas Danposal Bengkalis.

Meski cuaca laut masih belum bersahabat, evakuasi personel Basarnas berhasil diselesaikan. Pada pukul 23.15 WIB, tim SAR Posal Bengkalis kembali bergerak menggunakan SB Tenggiri dan akhirnya tiba di Pos Satpol Airud Bandul sekitar pukul 00.10 WIB.

“Seluruh anggota tim Basarnas berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan aman,” tutup Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan tingginya risiko operasi SAR di laut terbuka, sekaligus menegaskan pentingnya kesiapan logistik dan koordinasi lintas instansi demi keselamatan para pahlawan kemanusiaan di garis depan.**