Rakyat45.com, Siak – Setelah puluhan tahun hidup tanpa penerangan memadai, warga Dusun Bedeng, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, akhirnya melihat titik terang. Material tiang listrik milik PLN mulai masuk ke wilayah tersebut, menandai dimulainya pembangunan jaringan listrik negara di dusun yang selama ini terisolasi.
Masuknya infrastruktur kelistrikan ini menjadi bukti nyata upaya Pemerintah Kabupaten Siak dalam menembus ketimpangan layanan dasar, terutama di wilayah pelosok yang selama bertahun-tahun luput dari pembangunan.
Bupati Siak, Dr Afni Zulkifli, membenarkan progres tersebut pada Senin (19/1/2026). Ia menyebut Dusun Bedeng sebagai salah satu wilayah yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena kondisi sosial dan geografisnya yang kompleks.
“Alhamdulillah, hari ini ada kabar baik dari dusun paling ujung. Tiang listrik PLN mulai masuk ke Dusun Bedeng. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi tentang menghadirkan keadilan bagi warga yang terlalu lama hidup dalam keterbatasan,” kata Afni kepada Rakyat45.com.
Dusun Bedeng memiliki cerita panjang soal keterisolasian. Secara geografis, wilayah ini berada di tengah kawasan izin konsesi perusahaan, baik Hutan Tanaman Industri (HTI) maupun Hak Guna Usaha (HGU). Kondisi tersebut selama ini menjadi penghambat utama penarikan jaringan listrik, meski aktivitas industri besar berlangsung di sekeliling pemukiman warga.
Ironisnya, di tengah wilayah bernilai ekonomi tinggi, masyarakat Dusun Bedeng justru bertahun-tahun bergantung pada genset pribadi dengan biaya operasional mahal dan pasokan listrik yang tidak stabil.
Afni menegaskan, masuknya tiang listrik ke dusun tersebut merupakan hasil dari koordinasi panjang dan negosiasi teknis antara pemerintah daerah, PLN, serta pemegang izin konsesi. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen memastikan rasio elektrifikasi di Kabupaten Siak dapat mencapai angka maksimal tanpa meninggalkan satu pun dusun.
“Kami mengapresiasi kerja PLN dan seluruh pihak yang terlibat. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di wilayah yang selama ini terpinggirkan oleh kondisi geografis dan perizinan,” ujarnya.
Pemkab Siak memastikan, pembangunan listrik di Dusun Bedeng bukan proyek terakhir. Beberapa wilayah terpencil lain masih masuk dalam daftar prioritas, salah satunya Dusun Rimbo Cempedak di Kecamatan Kerinci Kanan, yang saat ini masih dalam proses pemetaan teknis bersama PLN wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Melalui OPD terkait, pemerintah daerah juga akan melakukan pengawasan lapangan agar pembangunan jaringan listrik berjalan sesuai target dan tidak terhambat persoalan teknis maupun administratif.
Afni berharap, kehadiran listrik PLN nantinya tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga menjadi pemicu tumbuhnya aktivitas ekonomi warga, meningkatkan akses pendidikan, serta memperbaiki kualitas hidup masyarakat di pelosok Kabupaten Siak.
Taktiknews.com menilai, masuknya listrik ke Dusun Bedeng menjadi momentum penting untuk mengakhiri ketimpangan pembangunan di wilayah yang selama ini hanya menjadi penonton di tengah geliat industri besar.***












