Banner Website
Ekonomi

Menjaga Lumbung Negeri, BULOG Yogyakarta Perkuat Swasembada Pangan Nasional

58
×

Menjaga Lumbung Negeri, BULOG Yogyakarta Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Petugas Perum BULOG Kanwil Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan penimbangan gabah petani dalam kegiatan Serapan Gabah Petani (Sergap) sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan swasembada pangan nasional. Minggu, (25/1/26)./R45/Bidin.

Bantul, Rakyat45.com – Komitmen menjaga denyut swasembada pangan nasional kembali ditunjukkan Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui langkah nyata di tingkat akar rumput. Dengan menyasar langsung sentra-sentra produksi, BULOG memastikan hasil panen petani terserap optimal sekaligus menopang ketahanan pangan nasional.

Upaya tersebut terefleksi dalam kegiatan Serapan Gabah Petani (Sergap) yang dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026. Sejumlah titik di wilayah DIY menjadi lokasi pembelian gabah, salah satunya Dusun Jaten, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, kawasan yang dikenal sebagai lumbung produksi padi masyarakat setempat.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, turun langsung meninjau pelaksanaan Sergap bersama Nur Fuad Indra Mitra selaku Manager Pengadaan serta Suudi Mut’im selaku Manager Operasional dan Pelayanan Publik. Kehadiran jajaran pimpinan ini menjadi penegasan keseriusan BULOG dalam memastikan proses penyerapan berjalan transparan, cepat, dan berpihak pada petani

Di sela kegiatan, Nur Fuad Indra Mitra mengungkapkan bahwa sejak awal 2026 BULOG Kanwil Yogyakarta telah menyerap 3.142 ton setara beras. Angka tersebut merupakan bagian dari target penyerapan tahun 2026 sebesar 195.920 ton setara beras, dengan realisasi hingga akhir Januari tercatat telah melampaui target bulanan.

“Capaian ini mencerminkan kesiapan serta kesungguhan BULOG Kanwil Yogyakarta dalam menjalankan penugasan pemerintah, khususnya menyerap hasil panen petani secara optimal,” ujar Fuad. kepada Rakyat45.com, Minggu, (25/1/2026).

Sejalan dengan itu, Dedi Aprilyadi menegaskan bahwa seluruh jajaran BULOG di wilayah DIY, termasuk Kantor Cabang Magelang dan Kantor Cabang Banyumas, siap mengemban mandat pemerintah sesuai target yang telah ditetapkan. Ia juga menekankan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Republik Indonesia dalam penyerapan 4 juta ton gabah dan beras sebagai fondasi keberlanjutan swasembada pangan nasional.

“BULOG siap melaksanakan penugasan pemerintah dan berkomitmen penuh mendukung program swasembada pangan melalui penyerapan gabah dan beras petani secara maksimal,” tegas Dedi.

Pada kesempatan tersebut, BULOG Kanwil Yogyakarta turut mengimbau para petani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) agar menjual gabah yang telah memasuki masa panen kepada BULOG.

Harga pembelian ditetapkan sesuai ketentuan pemerintah, yakni Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram, sebagai bentuk perlindungan terhadap nilai ekonomi hasil panen petani.” ungkapnya.**