Banner Website
Ragam

Penguatan Rois Sleman Jelang Ramadan, Harda Dorong Ukhuwah dan Keteladanan Sosial

51
×

Penguatan Rois Sleman Jelang Ramadan, Harda Dorong Ukhuwah dan Keteladanan Sosial

Sebarkan artikel ini
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, berfoto bersama para rois se-Kabupaten Sleman usai kegiatan silaturahmi dan peningkatan kapasitas menjelang Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung dr. Wahidin Sudirohusodo, Sleman, Selasa (10/2/2026)./R45/Ags.w

Sleman, Rakyat45.com – Semangat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah mengemuka dalam silaturahmi dan peningkatan kapasitas Rois se-Kabupaten Sleman yang digelar Pemerintah Kabupaten Sleman, Selasa (10/2/2026), di Masjid Agung dr. Wahidin Sudirohusodo. Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bersama ratusan rois dari berbagai wilayah.

Forum tersebut dirancang sebagai ruang penguatan peran dan integritas rois, sekaligus memperkokoh jejaring organisasi keagamaan dan sosial yang berperan langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pemkab Sleman juga menegaskan komitmen membangun sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan para pelayan kerohanian Islam.

Ketua Forum Rois Kabupaten Sleman, Salamun Sodri, menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemerintah daerah yang dinilainya tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum pembaruan kapasitas dan wawasan rois dalam menjawab tantangan sosial-keagamaan yang kian kompleks.

Ia mengungkapkan, jumlah rois di Kabupaten Sleman saat ini mendekati tiga ribu orang. Besarnya potensi tersebut, menurutnya, menuntut pengelolaan organisasi yang tertib dan terarah agar peran rois dapat dijalankan secara efektif dan berdampak luas.

“Organisasi rois harus dibangun dengan struktur yang jelas dan disiplin anggota yang kuat, sehingga mampu merancang program yang nyata dan bermanfaat bagi umat. Sebab kebaikan yang tidak terorganisasi berisiko kalah oleh keburukan yang dijalankan secara rapi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan posisi strategis rois sebagai mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, tidak hanya secara lahiriah, tetapi juga batiniah. Ia menyebut rois sebagai garda terdepan pelayanan spiritual yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput.

Melalui peningkatan kapasitas tersebut, Harda berharap para rois semakin profesional dalam menjalankan amanah, mampu menjadi teladan sosial, serta berperan aktif memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antarumat beragama.

“Saya berpesan agar para rois senantiasa memusatkan pengabdian pada pelayanan umat dengan keikhlasan. Rawat kekompakan, jaga persatuan, dan hadirkan keteduhan di tengah masyarakat,” tutup Harda.**