Taktiknews.com, OKU Timur – Pembangunan Masjid Jami’ Nurhidayah di Desa Burnai Jaya, Kecamatan Semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur, resmi memasuki fase krusial. Pada Selasa (17/2/2026), panitia memulai proses pengecoran dak bangunan utama yang menjadi penentu kekuatan struktur masjid ke depan.
Tahap pengecoran ini menjadi fondasi penting sebelum pembangunan berlanjut ke pekerjaan lanjutan. Kepala Desa Burnai Jaya, Made Sunadre, turut hadir di lokasi untuk memberikan dukungan moril sekaligus menyemangati warga yang terlibat langsung dalam kegiatan gotong royong.
Ketua Panitia Pembangunan, Mualif Syahlani, menjelaskan bahwa pengecoran dilakukan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan material dan kemampuan anggaran panitia. Menurutnya, partisipasi warga sangat membantu mempercepat proses pekerjaan di lapangan.
“Mulai dari pengangkutan material, pencampuran adonan, hingga pengawasan teknis, semua dilakukan bersama-sama oleh masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan ulang masjid dilakukan setelah bangunan lama dinilai tidak lagi layak digunakan. Struktur yang rapuh dikhawatirkan membahayakan keselamatan jamaah, sehingga warga sepakat untuk membangun masjid yang lebih aman dan representatif.
Meski demikian, panitia mengakui bahwa kebutuhan dana pada tahap pengecoran dak cukup besar. Pengadaan semen, besi, pasir, serta kebutuhan teknis lainnya masih memerlukan tambahan biaya agar proses pembangunan tidak terhenti.
Ketua Takmir Masjid, Supriyadi, mengajak kaum muslimin dan masyarakat luas untuk ikut ambil bagian dalam penyelesaian pembangunan masjid tersebut.
“Sekecil apa pun bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kelangsungan pembangunan Masjid Jami’ Nurhidayah,” ungkapnya.
Sebagai bentuk keterbukaan, panitia membuka donasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi.
Konfirmasi donasi dapat dilakukan melalui nomor 0813 6032 105 atau 0857 6691 6156.
Dengan dukungan bersama, panitia berharap pembangunan masjid dapat diselesaikan tepat waktu dan segera dimanfaatkan sebagai pusat ibadah serta kegiatan keagamaan masyarakat.
Pembangunan Masjid Jami’ Nurhidayah bukan sekadar proyek fisik, tetapi menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong warga demi menghadirkan sarana ibadah yang layak bagi generasi mendatang.***












