Rakyat45.com, Bengkalis – Spirit Ramadan menghadirkan ruang refleksi sekaligus konsolidasi bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 H/2026 M, Bupati Bengkalis, Kasmarni, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Camat Bengkalis, Jalan Panglima Minal Air Putih, Kamis (26/2/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada Camat Bengkalis Taufik Hidayat beserta jajaran, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat atas sambutan yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Menurutnya, suasana kebersamaan yang tercipta mencerminkan kekompakan dan kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam menyemarakkan bulan suci.
“Semoga pertemuan ini semakin mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi wadah untuk saling berbagi dan saling mendukung dalam membangun daerah yang kita cintai agar lebih bermarwah, maju, dan sejahtera serta unggul di Indonesia,” ujar Kasmarni.
Bupati menjelaskan, pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya identik dengan buka puasa bersama hingga salat tarawih berjamaah, kini kegiatan digelar pada pagi hingga siang atau sore hari. Penyesuaian tersebut dilakukan demi efektivitas serta memperluas jangkauan kunjungan tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah masyarakat pada malam hari.
“Kendati ada perubahan teknis, tujuan utama Safari Ramadan tetap sama, yakni menyerap aspirasi serta mendengar langsung harapan dan kebutuhan masyarakat,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga berbicara secara terbuka mengenai kondisi keuangan daerah yang tengah menghadapi keterbatasan akibat kebijakan efisiensi. Situasi tersebut menuntut pengelolaan anggaran yang lebih cermat dan terukur.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap berkomitmen menjalankan program prioritas yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.
“Ajakan menjaga stabilitas sosial selama Ramadan pun kembali ditegaskan. Masyarakat diimbau untuk merawat toleransi, menjaga kedamaian, serta mengisi bulan suci dengan kegiatan yang konstruktif dan bernilai ibadah.” ungkap Bupati Kasmarni.

Sementara itu, Camat Bengkalis, Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap masyarakat Kecamatan Bengkalis. Ia menilai Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis memperkuat koordinasi lintas pemerintahan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Taufik Hidayat juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama memasuki musim kemarau yang rawan munculnya titik api.
Menurutnya, semangat ibadah Ramadan harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga lingkungan. Seluruh pemerintah desa diminta aktif melakukan patroli terpadu, memantau wilayah rawan, serta segera berkoordinasi apabila ditemukan indikasi kebakaran.
“Kami mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Dampaknya bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan dan kekhusyukan ibadah di bulan suci,
Langkah antisipatif tersebut dinilai penting guna memastikan stabilitas sosial dan ekologis tetap terjaga, seiring dengan upaya pembangunan daerah yang berkelanjutan.” tegas Camat Bengkalis.
Pantauan Rakyat45.com, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso, Wakil Ketua II DPRD Hendrik Firnanda Pangaribuan, Anggota DPRD Bobi Kurniawan, Kepala Bappeda Dr. Rinto, SE., M.Si,
Ketua Pengadilan Agama Rahmatullah Ramadan, Ketua Pengadilan Negeri Lenny Lasminar, Kapolres Bengkalis diwakili Kapolsek Bengkalis, Ketua TP-PKK Hj. Siti Aisyah, Ketua DWP Ira Vandriyani, Ketua BAZNAS Ismail, Pimpinan BRK Syariah Badraini, para kepala desa se-Kecamatan Bengkalis, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Safari Ramadan 1447 H di Bengkalis pada akhirnya bukan hanya menjadi ruang temu antara pemimpin dan masyarakat, melainkan juga panggung refleksi tentang kepemimpinan yang responsif, kolaborasi yang inklusif, serta komitmen kolektif menjaga harmoni sosial dan kelestarian lingkungan.**












