Rakyat45.com, Senggoro – Malam 22 Ramadhan 1447 H/2026 M menjadi momen penuh berkah di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Pengurus Masjid Al-Mubarak menyerahkan santunan kepada 46 Anak Yatim yang berasal dari 8 (Delapan), Rukun Tetangga (RT), seusai sholat Tarawih dan Witir, Rabu (11/3/2026) malam.
Penyerahan santunan dilakukan secara tunai oleh Ketua Masjid Al-Mubarak, Yung Syarif, bersama Bendahara Masjid Bukri, Sukarmin alias Lapok, dan tokoh masyarakat setempat. Imam masjid turut mendampingi dalam momen hangat penuh kebersamaan ini.
Dalam sambutannya, Yung Syarif menekankan bahwa santunan anak yatim adalah bentuk kasih sayang nyata dan ladang pahala yang dianjurkan dalam syariat Islam.
“Anak-anak yatim adalah amanah Allah yang harus kita jaga dan cintai. Memberikan santunan kepada mereka bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menyalurkan kasih sayang, harapan, dan kebahagiaan dalam hidup mereka,” ujar Yung Syarif.
Ia menambahkan, sedekah kepada anak yatim juga menjadi investasi spiritual yang tak ternilai. “Setiap rupiah yang kita salurkan, setiap senyuman yang kita hadirkan, insya Allah akan menjadi pahala yang terus mengalir. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, sholeh dan sholehah, serta berbakti pada agama dan bangsa,” katanya.
Bantuan yang disalurkan bersumber dari sumbangan jamaah Masjid Al-Mubarak selama satu tahun, melalui shalat Jumat dan kegiatan keagamaan lainnya. Yung Syarif berharap, santunan ini memberi rasa aman dan bahagia bagi anak-anak yatim dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijrah nanti.
Sementara itu, H. Muhammad Sidik, imam Masjid Al-Mubarak menyampaikan bahwa kesejahteraan anak yatim adalah tanggung jawab seluruh umat Islam.
“Islam menegaskan kita untuk memperhatikan, dan melindungi mereka yang kehilangan orang tua. Rasulullah bersabda, “Aku dan orang yang mengurus anak yatim akan berada di surga seperti ini,” seraya menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya.
Semoga anak-anak ini kelak menjadi anak yang sholeh dan sholehah, mampu menebar kebaikan, dan mengembangkan agama Islam,” ujar H. Sidik di hadapan anak-anak dan jamaah yang hadir.
Ia juga mengajak masyarakat untuk membiasakan diri berinfak, bersedekah, peduli, dan gemar berbagi. “Dengan menolong anak yatim, kita tidak hanya menunaikan kewajiban sosial, tetapi juga meneladani ajaran Nabi yang sangat menekankan kepedulian terhadap mereka.
“Semoga kegiatan santunan ini menjadi sarana tawasul untuk mendatangkan keberkahan Allah SWT bagi Desa Senggoro dan seluruh warganya,” tutup H. Sidik.**












