Banner Website
Ekbis

Harga Sembako di Riau Tetap Terkendali Jelang Idulfitri 1447 H, Operasi Pasar Terus Digencarkan

78
×

Harga Sembako di Riau Tetap Terkendali Jelang Idulfitri 1447 H, Operasi Pasar Terus Digencarkan

Sebarkan artikel ini
Cabai Merah Keriting di Meranti Melambung
Ilustrasi:Foto Cabai Kriting Merah.**/R45/Alfin

Rakyat45.com, Pekanbaru – Jenjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok di Provinsi Riau secara umum masih berada dalam kondisi stabil. Pemerintah memastikan pasokan kebutuhan masyarakat tetap aman meskipun permintaan meningkat selama Ramadan hingga mendekati Lebaran.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Riau, Taufik OH, mengatakan kestabilan harga ini dipengaruhi oleh kelancaran distribusi bahan pokok dari berbagai daerah serta pelaksanaan operasi pasar yang dilakukan pemerintah.

Menurutnya, operasi pasar menjadi salah satu langkah penting untuk menekan lonjakan harga sekaligus menjaga inflasi agar tetap terkendali.

“Secara umum harga bahan pokok di Riau masih stabil. Operasi pasar yang kita laksanakan sangat membantu masyarakat, terutama untuk menjaga harga tetap terjangkau,” kata Taufik, Sabtu (14/3/2026).

Ia menjelaskan kegiatan operasi pasar telah digelar di sejumlah wilayah seperti Pekanbaru, Dumai, Kampar, Siak, dan beberapa kabupaten/kota lainnya di Riau. Program tersebut akan terus dilakukan hingga kondisi harga benar-benar stabil.

Meski demikian, Taufik mengakui terdapat sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditas tertentu menjelang Lebaran, seperti daging sapi, cabai, dan minyak goreng. Namun kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan tidak memicu lonjakan pada komoditas lain.

Saat ini harga daging sapi masih berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram, sementara daging beku tetap tersedia dengan harga yang relatif stabil. Data dari rumah potong juga menunjukkan pasokan masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Memang menjelang Lebaran permintaan meningkat, tetapi secara umum stok masih aman. Kebutuhan harian tetap terpenuhi,” jelasnya.

Sementara itu, harga cabai di pasaran berada di kisaran Rp48 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Untuk minyak goreng, pihaknya menemukan sebagian pengecer menjual di atas harga eceran yang ditetapkan pemerintah.

“Kami masih menemukan minyak goreng dijual sekitar Rp16.500 hingga Rp17.000 per liter. Padahal harga yang seharusnya berada di kisaran Rp15.700. Kami mengimbau pedagang untuk mematuhi harga yang telah ditentukan,” tegasnya.

Pemerintah juga memastikan ketersediaan minyak goreng premium tetap terjaga, salah satunya melalui pasokan dari Bulog.

Di sisi lain, masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, karena pemerintah menjamin stok bahan pokok tetap mencukupi hingga setelah Lebaran.

“Pemprov Riau terus memantau kondisi pasar dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Jika terjadi kenaikan harga yang signifikan, kami akan segera mengambil langkah pengendalian bersama pihak terkait,” tutupnya.***