Banner Website
Daerah

Siak Dukung Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Riau Masuk 5 Besar Nasional

16
×

Siak Dukung Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Riau Masuk 5 Besar Nasional

Sebarkan artikel ini
Siak Dukung Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Riau Masuk 5 Besar Nasional
Pemerintah Kabupaten Siak dukung percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi program strategis pemerintah pusat, langsung di tanda tangani ole Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, di Balai Serindit Aula Gubernuran, Pekanbaru, Jumat (13/3/2026). R45/Suhardi

Rakyat45.com, Siak – Pemerintah Kabupaten Siak kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi program strategis pemerintah pusat untuk menggerakkan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui penandatanganan perjanjian pinjam pakai barang milik daerah antara Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, di Balai Serindit Aula Gubernuran, Pekanbaru, Jumat (13/3/2026).

Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset milik daerah guna menunjang pembangunan dan pengembangan koperasi di berbagai wilayah. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan proses pengembangan KDMP di Riau dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada sektor industri besar, tetapi juga harus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di desa.

“Pertumbuhan ekonomi yang terjadi harus dirasakan oleh seluruh masyarakat. Karena itu, koperasi menjadi instrumen penting untuk memastikan ekonomi desa ikut bergerak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor koperasi di Provinsi Riau menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, terutama pada sektor perdagangan besar dan eceran yang memberikan kontribusi sekitar 9 hingga 10 persen terhadap perekonomian daerah.

Untuk mendukung percepatan program Koperasi Merah Putih, pemerintah juga telah melakukan pemetaan lokasi pembangunan gerai koperasi di berbagai daerah. Hingga saat ini, sebanyak 1.570 titik lokasi telah dipetakan sebagai tempat pengembangan koperasi.

“Dari jumlah tersebut, sekitar 883 unit masih dalam tahap pembangunan, sementara 51 unit sudah selesai dibangun,” jelasnya.

Langkah cepat Pemerintah Provinsi Riau ini juga mendapat apresiasi dari Kementerian Koperasi RI. Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, menyebut Riau menjadi salah satu provinsi yang paling progresif dalam mendorong realisasi program Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, dari hasil pemantauan kementerian, Riau masuk dalam lima besar provinsi tercepat di Indonesia dalam pelaksanaan program tersebut.

“Riau termasuk yang paling cepat dalam melakukan pemetaan lahan untuk pembangunan koperasi. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung program nasional,” ujarnya.

Ia juga menilai inisiatif kerja sama pemanfaatan aset daerah melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan kabupaten/kota merupakan langkah inovatif yang dapat menjadi contoh bagi provinsi lain.

Sementara itu, Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengatakan bahwa penandatanganan kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Ini merupakan langkah penting agar pemanfaatan aset pemerintah dapat berjalan maksimal untuk mendukung pembangunan koperasi. Kami berharap program KDMP dapat berkembang dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” katanya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat dari desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.***