Banner Website
Politik

Puan Maharani Serukan Persatuan di Idulfitri 2026, Soroti Kepedulian Sosial dan Peran Negara

57
×

Puan Maharani Serukan Persatuan di Idulfitri 2026, Soroti Kepedulian Sosial dan Peran Negara

Sebarkan artikel ini
Puan Maharani Serukan Persatuan di Idulfitri 2026, Soroti Kepedulian Sosial dan Peran Negara
Ketua DPR RI Puan Maharani dalam konferensi pers usai Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Taktiknews/eMedia DPR

Rakyat45.com, Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya momentum Lebaran sebagai ajang memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah berbagai tantangan global.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Puan di Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, bulan Ramadan menjadi proses pembentukan diri yang memperkuat nilai spiritual dan kemanusiaan. Ia mengajak umat Muslim menyambut Idulfitri dengan hati yang bersih serta membuka ruang saling memaafkan.

“Idulfitri adalah momen kembali ke fitrah. Ini saat yang tepat untuk mempererat hubungan dan menumbuhkan kembali rasa persaudaraan,” katanya.

Puan juga menyinggung adanya perbedaan penetapan hari Idulfitri di Indonesia. Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu (21/3), sementara Muhammadiyah lebih dulu merayakannya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa perbedaan tersebut tidak boleh mengganggu persatuan bangsa.

“Perbedaan adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah menjaga kebersamaan dan toleransi,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Puan secara tegas menyoroti pentingnya kepedulian sosial di tengah kondisi global yang tidak stabil. Ia menilai dinamika geopolitik dunia berdampak langsung terhadap perekonomian nasional, sehingga solidaritas antarwarga menjadi semakin krusial.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sesama, terutama kelompok rentan yang terdampak tekanan ekonomi.

“Idulfitri harus menjadi momentum untuk meningkatkan empati, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Lebih jauh, Puan juga mengingatkan pemerintah agar lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat.

“Harapan masyarakat terhadap kehadiran negara sangat besar, terutama di masa sulit seperti sekarang,” tambahnya.

Selain isu sosial, Puan juga menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah dalam menjamin kelancaran perayaan Lebaran 2026. Ia menekankan aspek krusial seperti transportasi, infrastruktur mudik, hingga keamanan masyarakat.

“Pemerintah harus memastikan arus mudik dan balik berjalan lancar, serta masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Puan mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan libur Lebaran untuk mempererat hubungan keluarga dan sosial.

“Semoga Idulfitri membawa kebahagiaan dan menjadi momen memperkuat kebersamaan bangsa,” tutupnya.***