Banner Website
Peristiwa

Pemprov Riau Selidiki Jatuhnya Lift Proyek RS Santa Maria, Tiga Pekerja Luka Berat

104
×

Pemprov Riau Selidiki Jatuhnya Lift Proyek RS Santa Maria, Tiga Pekerja Luka Berat

Sebarkan artikel ini
Pemprov Riau Selidiki Jatuhnya Lift Proyek RS Santa Maria
Bangunan Rumah sakit Santa Maria Pekanbaru. (R45/MCR)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) langsung bergerak menyelidiki insiden jatuhnya lift barang di proyek pembangunan gedung baru Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru yang menyebabkan tiga pekerja mengalami luka berat.

Tim pengawas telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) guna memastikan penyebab kecelakaan kerja tersebut. Kepala Bidang Pengawasan Disnakertrans Riau, Bayu Surya, menegaskan langkah cepat ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan keselamatan kerja di proyek konstruksi.

“Pengawas sudah ke lapangan, ada tiga orang. Satu orang spesialis lift dan dua penyidik pegawai negeri sipil (PPNS),” ujar Bayu, Kamis (10/4).

Selain melakukan investigasi awal di lapangan, Disnakertrans juga akan segera memanggil pihak-pihak terkait, termasuk manajemen kontraktor dan pihak rumah sakit, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kita akan lakukan pemanggilan kepada pemberi kerja dan penerima kerja. Dari pihak rumah sakit kita panggil, dari pihak kontraktor juga kita panggil. Kita akan melihat kontrak kerjanya seperti apa, termasuk apakah tenaga kerja sudah terdaftar BPJS atau belum,” jelasnya.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Lift barang yang digunakan pekerja dilaporkan jatuh dari lantai tujuh hingga ke dasar bangunan proyek.

Akibat kejadian itu, tiga pekerja mengalami luka berat. Mereka adalah Kusnia (23), warga Garut, Jawa Barat, yang mengalami patah tulang kaki dan luka di wajah. Sementara dua pekerja lainnya, Muhammad Agit Nurjamil (25), warga Tapung Hilir, dan Ashari Ananta Pangestu (27), warga Kampar, juga mengalami patah tulang kaki.

Kanit Reskrim Polsek Sukajadi, AKP Leo Dirgantara, menyampaikan bahwa seluruh korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Akibat kejadian tersebut, tiga pekerja mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan di RS Santa Maria Pekanbaru,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika ketiga pekerja selesai membersihkan peralatan di lantai tujuh dan turun menggunakan lift barang. Namun, saat berada di sekitar lantai enam, lift tiba-tiba berhenti sebelum akhirnya terjatuh.

“Diduga kawat sling mengalami gangguan karena bergulung tidak beraturan. Tidak lama kemudian lift jatuh ke lantai dasar. Diduga rem tidak berfungsi,” jelasnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain kabel baja yang putus, satu unit angkong, serta patahan sekop besi. Lokasi kejadian kini juga telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta kemungkinan adanya kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja di proyek tersebut.***