Banner Website
Daerah

Lampung Darurat Sampah, Produksi Tembus 4.700 Ton per Hari! Pemda Diminta Gerak Cepat

19
×

Lampung Darurat Sampah, Produksi Tembus 4.700 Ton per Hari! Pemda Diminta Gerak Cepat

Sebarkan artikel ini
Lampung Darurat Sampah, Produksi Tembus 4.700 Ton per Hari!
Rapat koordinasi pengelolaan sampah terpadu yang dipimpin Gubernur Lampung bersama jajaran pemerintah daerah kabupaten/kota se-Lampung di Kantor Pemprov Lampung, Jumat (10/4/2026). R45/Dani

Rakyat45.com, Pringsewu – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi pengelolaan sampah terpadu sebagai langkah serius menghadapi persoalan sampah yang kian mendesak. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Pemprov Lampung, Jumat (10/4/2026).

Rapat dipimpin Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Sekretaris Utama Kementerian Lingkungan Hidup Rosa Vivien Ratnawati serta Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan. Kegiatan ini diikuti seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Lampung, termasuk Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan persoalan sampah kini bukan lagi sekadar isu kebersihan, melainkan telah menjadi persoalan strategis yang berdampak luas, mulai dari kesehatan masyarakat hingga keberlanjutan lingkungan.

“Dengan jumlah penduduk sekitar 9,5 juta jiwa, produksi sampah di Provinsi Lampung mencapai 4.700 ton per hari. Ini harus segera ditangani dengan solusi konkret dan terintegrasi,” tegasnya.

Ia juga menilai kehadiran para bupati dan wali kota dalam rapat tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah secara bersama-sama.

Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk mendukung program pengelolaan sampah, baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.

“Pemkab Pringsewu siap bersinergi dalam upaya penanganan sampah, khususnya di wilayah kami, agar lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat di Provinsi Lampung. ***