Banner Website
Daerah

STKIP Meranti Wisuda 50 Sarjana, Siap Bertransformasi Jadi Universitas Putra Meranti

25
×

STKIP Meranti Wisuda 50 Sarjana, Siap Bertransformasi Jadi Universitas Putra Meranti

Sebarkan artikel ini
STKIP Meranti Wisuda 50 Sarjana, Siap Bertransformasi
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Meranti menggelar Sidang Senat Terbuka Yudisium dan Wisuda Sarjana Angkatan ke-VI di Ballroom Grand Meranti Hotel, Senin (20/10/2025). R45/Alfin

Rakyat45.com, Meranti – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Meranti menggelar Sidang Senat Terbuka Yudisium dan Wisuda Sarjana Angkatan ke-VI di Ballroom Grand Meranti Hotel, Senin (20/10/2025).

Sebanyak 50 mahasiswa resmi diwisuda dalam prosesi tersebut. Rinciannya, 36 lulusan berasal dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) S1 dan 14 lulusan dari Program Studi Pendidikan Matematika S1.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh mahasiswa STKIP Meranti, dilanjutkan dengan doa bersama yang menandai khidmatnya prosesi akademik tersebut.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh pendiri Yayasan Putra Kepulauan Meranti sekaligus pendiri STKIP Meranti, Basiran.

Dalam sambutannya, Basiran mengungkapkan rencana besar pengembangan institusi yang tengah dijalankan. Ia menyebut STKIP Meranti sedang berproses untuk bertransformasi menjadi universitas.

“Insya Allah STKIP Meranti akan mengalami perubahan bentuk menjadi Universitas Putra Meranti (UPM). Saat ini prosesnya sedang berjalan,” kata Basiran.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen, orang tua mahasiswa, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung keberhasilan mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan.

Menurut Basiran, pendidikan memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Pendidikan adalah pondasi kemajuan daerah. Karena itu kami terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kepulauan Meranti,” ujarnya.

Basiran turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan kampus. Ia menilai keterlibatan pemerintah sangat penting, terutama dalam membuka akses pendidikan bagi mahasiswa melalui berbagai program bantuan.

“Kami berharap Pemkab Meranti dapat terus membantu mahasiswa Meranti dalam mendapatkan jenjang pendidikan yang lebih baik melalui beasiswa atau dukungan lainnya,” katanya.

Menutup sambutannya, Basiran memberikan pesan kepada para lulusan agar terus melanjutkan perjuangan setelah meraih gelar sarjana.

“Selamat kepada seluruh peserta yudisium. Perjuangan kalian tidak sia-sia. Teruslah mengejar cita-cita dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.***