Jakarta, Rakyat45.com – Mandi merupakan rutinitas penting untuk menjaga kebersihan tubuh dan kesehatan kulit. Namun, pertanyaan yang kerap muncul adalah: berapa kali sebenarnya kita perlu mandi dalam sehari? Apakah mandi dua kali pagi dan sore sudah ideal, atau justru terlalu sering?
Sejumlah ahli dermatologi dunia memberikan pandangan yang beragam, tergantung kondisi kulit, aktivitas, dan lingkungan tempat tinggal.
Tidak Semua Orang Perlu Mandi Setiap Hari
Menurut laporan Harvard Health Publishing berjudul “Showering daily is it necessary?” (2019), tidak semua orang perlu mandi setiap hari.
“Tidak ada frekuensi mandi yang benar-benar ideal, tetapi bagi kebanyakan orang, mandi beberapa kali seminggu sudah cukup kecuali jika tubuh sangat kotor atau banyak berkeringat,” tulis Harvard Health.
Mandi terlalu sering justru dapat menghilangkan lapisan minyak alami kulit serta mikrobioma yang berfungsi melindungi dari iritasi dan infeksi.
Pandangan serupa disampaikan oleh Metrolina Dermatology, klinik kulit di Amerika Serikat. Dalam artikelnya “Dermatology Guidelines for How Often You Should Shower”, disebutkan bahwa para ahli kulit hampir sepakat bahwa mandi setiap hari tidak selalu diperlukan. Frekuensi mandi sebaiknya disesuaikan dengan iklim, aktivitas, dan kondisi kulit masing-masing orang.
Satu Kali Sehari Cukup, Tapi Bisa Lebih Bila Diperlukan
Berbeda dengan Harvard, Cleveland Clinic (2025) menyarankan agar kebanyakan orang mandi sekali sehari.
“Secara umum, mandi sekali sehari cukup untuk membersihkan tubuh dari alergen, bakteri, dan virus yang menempel setelah beraktivitas,” jelas dr. Shilpi Khetarpal, dokter kulit di Cleveland Clinic.
Ia menambahkan, mandi lebih dari sekali sehari sebaiknya hanya dilakukan bila seseorang berkeringat banyak, bekerja di luar ruangan, atau terpapar polusi berat.
Sementara itu, artikel dari Healthline menulis bahwa tidak ada jawaban tunggal mengenai seberapa sering seseorang harus mandi. Beberapa dermatolog merekomendasikan mandi dua hingga tiga kali per minggu bagi pemilik kulit kering, sedangkan yang berkulit berminyak atau tinggal di daerah panas mungkin perlu mandi setiap hari.
“Frekuensi mandi bergantung pada kulit, tingkat aktivitas, dan kondisi lingkungan,” tulis Healthline (2023).
Pertimbangan Iklim Tropis
Di negara beriklim tropis seperti Indonesia, tubuh lebih mudah berkeringat akibat suhu dan kelembapan yang tinggi. Karena itu, mandi dua kali sehari pagi dan sore umumnya dianggap wajar dan sehat. Namun, penting untuk memperhatikan cara mandi yang benar agar kulit tetap terjaga kelembapannya.
Verywell Health (2024) menyebut, mandi dengan air hangat selama 5–10 menit sudah cukup. Hindari air yang terlalu panas dan sabun dengan bahan keras agar tidak mengeringkan kulit. Setelah mandi, disarankan segera mengoleskan pelembap untuk menjaga lapisan pelindung alami kulit.
- Mandi sekali sehari sudah cukup bagi kebanyakan orang untuk menjaga kebersihan tubuh.
Mandi dua kali sehari dapat dilakukan di daerah panas atau setelah aktivitas berat.
Terlalu sering mandi dengan air panas dan sabun keras dapat menyebabkan kulit kering, iritasi, bahkan mengganggu keseimbangan bakteri alami kulit.
Gunakan sabun lembut, batasi waktu mandi, dan oleskan pelembap setelahnya.












