Banner Website
Daerah

Tertib Antrean Jadi Fokus Pengawasan P-KPK di Roro Bengkalis

160
×

Tertib Antrean Jadi Fokus Pengawasan P-KPK di Roro Bengkalis

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Ketua Umum P-KPK, H. Ahmad Effendi, SE.,M.Sc saat memantau kondisi antrean kendaraan roda dua di area Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis. Selasa, (18/11/2025)/R45/Indra.

Bengkalis, Rakyat45.com – Perkumpulan Kawan Pencari Keadilan (P-KPK) kembali melakukan pemantauan langsung terhadap operasional Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis, pada Senin (18/11/2025) pukul 15.00 WIB.

Pengawasan difokuskan pada arus kendaraan, terutama di pintu keluar pelabuhan yang dinilai sebagai titik rawan pelanggaran antrean.

Di lapangan, tim P-KPK melaporkan bahwa seluruh kendaraan roda dua yang berada di jalur antrean terpantau lancar masuk ke dalam kapal Roro.

Tidak hanya itu, kendaraan pengangkut sawit, ikan atau udang, box ayam, serta truk pembawa karet dan logistik lainnya juga terpantau berjalan tanpa hambatan.

Ketua Umum P-KPK, H. Ahmad Effendi, S.E., M.Sc., menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan dokumentasi dan perekaman terhadap kendaraan yang mencoba masuk tidak sesuai jalur antrean. Langkah ini diambil semata-mata untuk memastikan tertibnya pelayanan penyeberangan.

“Kami memohon maaf apabila kendaraan masyarakat terekam selama proses pemantauan. Rekaman hanya akan digunakan untuk kepentingan publikasi jika ditemukan pelanggaran,” ujarnya.

Selain fokus pada antrean kendaraan, P-KPK turut menyoroti pelaksanaan tugas petugas Dinas Perhubungan dan operator Roro yang mengatur proses naiknya kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan besar ke kapal.

Untuk mencegah komplain antar pengguna jasa, P-KPK menyampaikan bahwa pihaknya dapat meminta pengguna menunjukkan bukti tiket, termasuk hari, tanggal, dan jam masuk ke area antrean. Kendaraan yang terbukti lebih dulu masuk antrean akan diprioritaskan saat proses pemuatan ke kapal.

“Kami ingin memastikan pengguna jasa yang tertib mengantre tidak dirugikan oleh kendaraan yang baru datang namun ingin masuk lebih dulu,” tegas Ahmad Effendi.

P-KPK menghimbau seluruh pimpinan instansi pemerintah, TNI/Polri, organisasi, camat, kepala desa, dan lurah agar mensosialisasikan pentingnya tertib antrean kepada seluruh jajarannya.

“Pengawasan yang dilakukan pihaknya bertujuan melindungi hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan yang aman, adil, dan nyaman.

Pengguna jasa yang memiliki surat keterangan darurat, seperti rujukan rumah sakit atau surat tugas khusus, tetap diperbolehkan mendapat prioritas dengan menunjukkan dokumen resmi kepada petugas lapangan.” ungkap Ahmad Effendi, kepada Rakyat45.com, Selasa, 18 November 2025.

P-KPK juga mengajak seluruh pengguna jasa Roro baik di Air Putih Bengkalis maupun Sungai Selari dan Sungai Pakning, untuk menjaga suasana kondusif dan saling menghormati selama berada di area pelabuhan.

Kegiatan pemantauan ini turut disampaikan kepada sejumlah pejabat penting di Kabupaten Bengkalis, termasuk Bupati, DPRD, Kajari, Kapolres, Dandim, Ketua PN, Ketua PA, Ketua LAMR, hingga Kadis Perhubungan Bengkalis.**