Banner Website
Peristiwa

Tragedi Pagi di Wonosari: Honorer Damkar Bengkalis Ditemukan Meninggal Tergantung

1546
×

Tragedi Pagi di Wonosari: Honorer Damkar Bengkalis Ditemukan Meninggal Tergantung

Sebarkan artikel ini
Tragedi Pagi di Wonosari: Honorer Damkar Bengkalis Ditemukan Meninggal Tergantung
Teks foto; Suasana proses evakuasi jenazah R (30) di perkebunan karet Dusun Mekar Sari, Wonosari Barat, Rabu (3/12/2025)/R45/Indra.

Bengkalis, Rakyat45.com – Suasana duka menyelimuti Dusun Mekar Sari, Wonosari Barat, pada Rabu pagi, 3 Desember 2025, setelah seorang warga bernama Rivaldi (30), honorer Damkar Bengkalis, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon karet yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya.

Penemuan tersebut sontak mengguncang masyarakat sekitar yang tak menyangka peristiwa itu terjadi begitu dekat dari permukiman mereka.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh dua warga, Sugito (50) dan Sumarno (60), yang pada pagi hari menerima informasi adanya sesosok tubuh di area kebun karet. Beberapa warga lain, termasuk Darman (55), segera menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban.

Dari pengamatan di tempat kejadian, petugas dan warga menemukan tali, sandal, pakaian, serta telepon genggam yang masih tersimpan di saku celana korban.

Menurut keterangan Sugito, korban sempat terlihat pada Selasa sore sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Rivaldi keluar rumah tanpa berpamitan kepada keluarga. Karena tak kunjung kembali, adik korban kemudian mengabarkan kepada warga sekitar bahwa Rivaldi hilang sejak malam.

Sugito dan putranya sempat berupaya mencari di sekitar rumah korban namun tidak menemukan petunjuk apa pun, hingga akhirnya pencarian direncanakan dilanjutkan pada esok hari.

Pada Rabu pagi sekitar pukul 06.30 WIB, Sugito kembali mengecek area di belakang rumah sambil memantau kandang kambing miliknya. Tanpa disengaja, ia melihat sesosok tubuh tergantung di antara pepohonan karet.

“Dari kejauhan, saya melihat tubuh korban sudah tergantung. Saya langsung berteriak dan menghubungi perangkat desa untuk melaporkan kejadian itu,” ujar Sugito.

Setelah menerima laporan, Kepala Desa Wonosari, Suswanto, segera menghubungi Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta jajaran Polres Bengkalis, pukul 07.20 WIB, tim gabungan tiba di TKP dan memasang garis polisi untuk melakukan olah tempat kejadian.

“Pukul 08.00 WIB jenazah dibawa ke RSUD Bengkalis untuk dilakukan visum,” jelas Suswanto.

Keluarga Terpukul, Warga Tak Menyangka

Istri korban, Wiwit Widianti, menyampaikan bahwa selama ini keluarga maupun tetangga tidak mengetahui adanya persoalan yang dialami suaminya.

“Suami saya orang yang ceria dan mudah bergaul. Kami semua terkejut dengan apa yang terjadi,” tuturnya dengan suara lirih.

Sejumlah tetangga menuturkan bahwa ada kemungkinan korban memendam masalah pribadi yang tidak pernah ia ceritakan kepada orang terdekat.

Latar Belakang Korban dan Informasi Tambahan

Korban diketahui bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Pemadam Kebakaran Bengkalis. Seorang pegawai Damkar membenarkan hal tersebut dan menyebut bahwa pihak dinas tengah berada di rumah duka untuk proses pelepasan resmi.

Rivaldi rencananya akan dimakamkan di TPU Desa Wonosari pada hari yang sama. Ia meninggalkan seorang istri dan belum dikarunia anak.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi insiden tragis ini.**