Banner Website
Peristiwa

Hujan Deras Guyur Padang, Banjir Batu Busuk Rendam Rumah Warga

193
×

Hujan Deras Guyur Padang, Banjir Batu Busuk Rendam Rumah Warga

Sebarkan artikel ini
Hujan Deras Guyur Padang, Banjir Batu Busuk Rendam Rumah Warga
Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Minggu siang (14/12/2025) memicu banjir di sejumlah wilayah./R45/Rb

Rakyat45.com, Padang Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Minggu siang (14/12/2025) memicu banjir di sejumlah wilayah. Salah satu lokasi terdampak berada di kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, tepatnya di sekitar Jembatan Baru.

Luapan air sungai merangsek ke sebuah rumah warga hingga setinggi lutut orang dewasa. Akibat kondisi tersebut, delapan orang penghuni rumah sempat terjebak dan membutuhkan bantuan evakuasi.

Sekretaris Camat Pauh, David Ferdinand, menjelaskan bahwa banjir mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 16.00 WIB. Debit air yang meningkat dengan cepat membuat penghuni rumah kesulitan menyelamatkan diri secara mandiri.

“Tim gabungan langsung bergerak setelah menerima laporan. Delapan warga berhasil dievakuasi dari dalam rumah yang terdampak banjir,” ujar David saat dikonfirmasi, Minggu malam.

Dalam proses evakuasi, dua warga sempat terseret arus deras. Namun, berkat kesigapan petugas, keduanya berhasil diselamatkan dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

“Alhamdulillah, kondisi dua warga yang sempat hanyut dilaporkan stabil. Sementara enam warga lainnya kini berada di lokasi pengungsian,” tambahnya.

Enam warga tersebut merupakan penduduk RT 03 RW 04, Kelurahan Lambung Bukit, Batu Busuk. Proses penyelamatan melibatkan tim BPBD Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran, BKO Pauh, perangkat kecamatan dan kelurahan, serta dibantu masyarakat setempat.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa secara keseluruhan sebanyak 15 warga di wilayah Lambung Bukit, Batu Busuk, berhasil dievakuasi akibat banjir sore itu.

“Total ada 15 orang yang kami selamatkan, terdiri dari sembilan orang dewasa dan enam anak-anak serta remaja,” ungkap Hendri.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar aliran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau warga untuk menjauhi bantaran sungai dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika debit air mulai meningkat,” tutupnya.***