Banner Website
Nasional

Cuaca Ekstrem Mengancam, Kemendagri Minta Pemda Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

145
×

Cuaca Ekstrem Mengancam, Kemendagri Minta Pemda Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Sebarkan artikel ini
Cuaca Ekstrem Mengancam, Kemendagri Minta Pemda Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir./R45/Ho-Mc

Taktiknews.com, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta seluruh pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang belakangan melanda berbagai wilayah di Indonesia. Daerah diminta tidak hanya bergantung pada respons darurat, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan sejak dini.

Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menegaskan pentingnya pemantauan intensif terhadap prakiraan cuaca dan kondisi lingkungan guna menekan risiko bencana yang dapat mengganggu keselamatan masyarakat maupun infrastruktur daerah.

Arahan tersebut disampaikan Tomsi saat memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama pemerintah daerah se-Indonesia secara virtual, Senin (22/12/2025).

“Pemerintah daerah harus aktif memantau informasi cuaca ekstrem. Dengan pemantauan yang baik, potensi bencana bisa diantisipasi lebih awal,” ujar Tomsi.

Ia mengingatkan bahwa bencana alam tidak selalu berkaitan dengan luapan sungai semata. Berdasarkan pengalaman di sejumlah wilayah Pulau Sumatera, cuaca ekstrem juga memicu aliran lumpur yang berdampak serius terhadap infrastruktur, seperti terputusnya jalan dan jembatan.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa risiko bencana semakin kompleks dan membutuhkan kesiapan lintas sektor di daerah. Oleh karena itu, kepala daerah diminta memastikan seluruh perangkat daerah siap bergerak cepat ketika situasi darurat terjadi.

“Kami berharap kepala daerah bersama dinas terkait dapat melakukan langkah antisipatif dan penanganan secepat mungkin apabila terjadi bencana,” tegasnya.

Selain kesiapan sumber daya manusia, Kemendagri juga menekankan pentingnya ketersediaan peralatan penanggulangan bencana. Pemda diminta memastikan sarana pendukung dalam kondisi siap pakai, termasuk alat berat dan perlengkapan evakuasi.

Tak hanya itu, Tomsi turut mendorong keterlibatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar kesiapsiagaan bencana dapat dilakukan secara terpadu di setiap wilayah.

“Kita perlu bekerja lebih efektif dan terkoordinasi agar dampak bencana dapat diminimalkan,” pungkasnya.***