Daerah

Danau Kampus Unri Disiapkan Jadi Solusi Banjir Pekanbaru

22
×

Danau Kampus Unri Disiapkan Jadi Solusi Banjir Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
Danau Kampus Unri Disiapkan Jadi Solusi Banjir Pekanbaru
Unri-Pemko Pekanbaru Bahas Revitalisasi Danau untuk Atasi Banjir Kota saat kunjungan kerja di UNRI, Jumat (2/1/2026)./R45/Md

Taktiknews.com, Pekanbaru – Persoalan banjir yang masih menghantui sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Riau (Unri). Salah satu fokus utama kolaborasi ini adalah pemanfaatan danau-danau di kawasan Kampus Bina Widya sebagai sistem pengendali banjir.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Pemko Pekanbaru dan pimpinan Universitas Riau yang berlangsung di Ruang Kunto Darussalam, Kampus Bina Widya, Jumat (2/1/2026).

Rektor Universitas Riau, Prof Dr Sri Indarti SE MSi, menyatakan kesiapan Unri untuk berkontribusi aktif melalui keilmuan dan riset yang dimiliki dalam mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.

“Unri tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan lingkungan dan tata kota melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho SE MM, menegaskan bahwa banjir merupakan isu krusial yang membutuhkan pendekatan kolaboratif. Ia menilai keberadaan danau di lingkungan Unri memiliki fungsi penting sebagai kawasan tampungan air sekaligus daerah resapan alami.

“Kami melihat danau-danau di Unri sangat potensial untuk dimaksimalkan sebagai danau retensi guna mengurangi risiko banjir, khususnya di kawasan Jalan Soebrantas dan sekitarnya,” kata Agung.

Selain pembahasan pengendalian banjir, Pemko Pekanbaru juga mengusulkan penataan kawasan penunjang di sekitar kampus. Salah satunya adalah rencana pengembangan Jalan Bangau Sakti menjadi dua jalur untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Bina Widya.

“Penataan jalan ini dirancang dengan konsep kawasan tertata dan nyaman bagi masyarakat, mengadopsi konsep pedestrian seperti Malioboro,” jelasnya.

Sementara itu, Tim Revitalisasi Danau Universitas Riau yang diwakili oleh Dr Joko Samiaji memaparkan konsep revitalisasi dan interkoneksi Danau Bina Widya. Program tersebut dirancang sebagai solusi terpadu yang menggabungkan fungsi pengendalian banjir, konservasi lingkungan, serta ruang edukasi berbasis kampus.

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Universitas Riau, termasuk Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Yuana Nurulita SSi MSi PhD, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil, serta para kepala biro dan tim teknis terkait.***