Banner Website
Olahraga

Merayakan Usia ke-53, PDI Perjuangan Sleman Satukan Politik, Kesehatan dan Kemanusiaan

59
×

Merayakan Usia ke-53, PDI Perjuangan Sleman Satukan Politik, Kesehatan dan Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini
Ribuan peserta memadati Lapangan Pemda Sleman saat Senam Sicita HUT ke-53 PDI Perjuangan, yang turut dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Mahesa, Minggu (18/1/2026)./R45/Ags.w

Sleman, Rakyat45.com – Sleman kembali menjadi panggung perjumpaan antara politik dan kemanusiaan. Ribuan kader, simpatisan, dan warga tumpah ruah dalam satu irama kebersamaan saat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sleman menggelar Senam Sicita dan donor darah untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan, Minggu pagi, 18 Januari 2026.

Bertempat di Lapangan Pemda Sleman sejak pukul 07.00 WIB, kegiatan ini diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai lapisan masyarakat. Tak sekadar perayaan, agenda tersebut menjadi pernyataan sikap politik yang membumi, bahwa ulang tahun partai bukan hanya seremoni, melainkan momentum untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi rakyat.

Wakil Bupati Sleman Danang Mahesa, yang juga merupakan kader PDI Perjuangan, turut hadir dan berbaur bersama peserta sejak awal kegiatan. Kehadirannya menegaskan keterikatan antara struktur pemerintahan dan kader partai dalam kerja-kerja sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dalam keterangannya, Danang Mahesa menyampaikan bahwa peringatan HUT partai yang dikemas melalui kegiatan kesehatan dan kemanusiaan mencerminkan nilai dasar perjuangan PDI Perjuangan.

“Sebagai kader, kami diajarkan untuk selalu hadir di tengah rakyat. Kegiatan senam dan donor darah ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata kepedulian dan gotong royong yang harus terus dirawat,” ujar Danang.

Perayaan HUT ke-53 PDI Perjuangan tahun ini mengusung tema “Disanalah Aku Berdiri Selama-lamanya” dengan semboyan “Satyam Eva Jayate”. Tema tersebut diterjemahkan secara konkret melalui aktivitas yang menautkan kesehatan jasmani dan solidaritas kemanusiaan. Senam Sicita menjadi simbol disiplin kolektif dan kebersamaan, sementara donor darah merepresentasikan kepedulian lintas latar belakang sosial.

Danang Mahesa menambahkan, kegiatan donor darah yang terbuka untuk umum dilaksanakan dengan memperhatikan standar kesehatan yang berlaku. Menurutnya, aksi kemanusiaan tersebut merupakan pengejawantahan nilai gotong royong dan solidaritas sosial yang menjadi fondasi ideologis PDI Perjuangan sejak awal berdiri.

Makna tema “Disanalah Aku Berdiri Selama-lamanya” dimaknai sebagai sikap ideologis yang tegas, yakni keberpihakan tanpa ragu pada kebenaran, keadilan sosial, dan kepentingan rakyat dalam situasi apa pun. Nilai tersebut tidak hanya dikumandangkan, tetapi juga dihidupkan melalui kegiatan yang inklusif dan partisipatif.

Lapangan Pemda Sleman dipilih sebagai ruang publik yang merepresentasikan keterbukaan dan kebersamaan. Di tempat inilah PDI Perjuangan Sleman merayakan usia ke-53 dengan suasana sederhana, hangat, dan penuh semangat kolektif.

Seluruh elemen struktural PDI Perjuangan Kabupaten Sleman terlibat aktif, berdampingan dengan masyarakat umum tanpa sekat. Kehadiran ribuan peserta mencerminkan keterbukaan partai serta komitmen untuk terus menjaga denyut kebersamaan dengan rakyat dalam ruang publik yang egaliter.

DPC PDI Perjuangan Sleman menegaskan bahwa peringatan hari lahir partai merupakan momentum untuk meneguhkan kembali jati diri PDI Perjuangan sebagai partai rakyat, hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, menyatu dengan persoalan dan harapan mereka, bukan berdiri jauh di balik kekuasaan.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman berharap dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan jasmani sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Peringatan HUT partai ini menjadi pengingat bahwa perjuangan sejati selalu berakar pada kemanusiaan.

Dengan semangat Satyam Eva Jayate, PDI Perjuangan Kabupaten Sleman menegaskan tekadnya untuk terus berdiri bersama rakyat, memperjuangkan kebenaran, serta menghadirkan politik yang membumi dan memberi manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.” pungkasnya.**