Rakyat45.com, Pringsewu – Polres Pringsewu memastikan kesiapan penuh dalam menggelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang akan berlangsung selama dua pekan, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini menjadi salah satu upaya strategis kepolisian untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Momentum pelaksanaan operasi ini bukan tanpa alasan. Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026, mobilitas masyarakat diprediksi meningkat signifikan. Lonjakan aktivitas perjalanan, baik di jalur perkotaan maupun antarwilayah, kerap berbanding lurus dengan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Kasi Humas Polres Pringsewu, AKP Priyono, menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau tidak semata-mata berorientasi pada penindakan hukum. Pendekatan preventif dan edukatif justru menjadi roh utama dalam operasi ini.
“Keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan bersama. Penindakan tetap dilakukan, tetapi lebih sebagai langkah terakhir. Yang utama adalah membangun kesadaran dan kedisiplinan masyarakat,” ujar AKP Priyono mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, Jumat (30/1/2026).
Sebagai bentuk keseriusan, seluruh personel yang terlibat telah mengikuti latihan praoperasi di Mapolres Pringsewu. Kegiatan ini difokuskan pada pemantapan tugas, pola bertindak di lapangan, hingga penyamaan persepsi dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan lalu lintas yang kerap muncul pada periode padat aktivitas masyarakat.
AKP Priyono menekankan bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan. Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Pringsewu berharap dapat menanamkan budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan, bukan sekadar patuh karena razia.
“Operasi ini juga melibatkan lintas sektor, mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Raharja, hingga stakeholder terkait lainnya. Sinergi ini penting untuk menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” jelasnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meminimalisir potensi kecelakaan, khususnya kecelakaan fatal, sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat dalam beraktivitas di jalan raya.
Di akhir keterangannya, AKP Priyono mengimbau masyarakat untuk mendukung suksesnya operasi dengan mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi surat kendaraan, menggunakan helm standar, mengenakan sabuk pengaman, serta menghindari penggunaan ponsel saat berkendara.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Disiplin berlalu lintas berarti melindungi diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya.












