Banner Website
Daerah

Merawat Warisan Melayu, MTs YPPI Bengkalis Tampilkan Dua Siswa di Festival Wau Laksamana

328
×

Merawat Warisan Melayu, MTs YPPI Bengkalis Tampilkan Dua Siswa di Festival Wau Laksamana

Sebarkan artikel ini
Dua siswa MTs YPPI Bengkalis, Rahmat Fauzan (kelas VIII) dan M. Riski (kelas IX), dipercaya mewakili madrasah dalam ajang Festival Wau Laksamana Bengkalis 2026, menampilkan semangat pelajar dalam melestarikan budaya Melayu, yang digelar pada Sabtu, (31/1/2026)./R45/Indra.

Bengkalis, Rakyat45.com Semangat pelestarian budaya Melayu kembali digaungkan generasi muda Bengkalis. Madrasah Tsanawiyah (MTs) YPPI Bengkalis mengirimkan dua siswanya untuk ambil bagian dalam Festival Layang-layang Wau Laksamana Bengkalis yang digelar pada Sabtu, 31 Januari 2026, di Lapangan Pasir Bengkalis. Ajang budaya tahunan ini menjadi ruang pertemuan pelajar, sekolah, dan komunitas yang memiliki kepedulian terhadap warisan tradisi daerah.

Keikutsertaan MTs YPPI Bengkalis bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan wujud komitmen sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini. Permainan tradisional wau dipandang sebagai simbol kearifan Melayu yang perlu terus dikenalkan dan diwariskan kepada generasi penerus.

Dua siswa yang dipercaya mewakili MTs YPPI Bengkalis adalah Rahmat Fauzan, siswa kelas VIII, dan M. Riski, siswa kelas IX. Keduanya mengikuti festival dengan pendampingan guru pembimbing Syaiful, S.E., dan Putra Farinsyah, S.Sos. Proses seleksi dan pembinaan dilakukan secara bertahap guna memastikan kesiapan siswa, baik dari sisi teknis maupun mental bertanding.

Sejak pagi hari, suasana Lapangan Pasir Bengkalis tampak semarak. Para peserta sibuk menyiapkan wau masing-masing, sementara warna-warni layang-layang tradisional mulai menghiasi langit Bengkalis, menciptakan pemandangan yang memikat mata dan sarat makna budaya.

Seluruh peserta diwajibkan mengenakan busana adat Melayu. Rahmat Fauzan dan M. Riski tampil rapi dan berwibawa dengan baju kurung Melayu lengkap dengan kain samping dan tanjak, memperkuat nuansa adat yang menjadi roh utama festival tersebut.

Kedua siswa MTs YPPI Bengkalis menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan. Dengan penuh semangat, mereka menerbangkan wau dan mengikuti seluruh rangkaian acara sesuai arahan panitia, mencerminkan sikap disiplin dan sportivitas yang dijunjung tinggi.

Meski belum berhasil meraih gelar juara, pengalaman mengikuti Festival Wau Laksamana Bengkalis menjadi pelajaran berharga bagi keduanya. Ajang ini tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, kepercayaan diri, serta rasa bangga terhadap budaya sendiri.

Kepala MTs YPPI Bengkalis, Jumillia, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan dedikasi para siswa. Ia menegaskan bahwa partisipasi dalam kegiatan budaya memiliki nilai pendidikan yang sangat penting.

“Festival seperti ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya Melayu. Kami bangga atas keberanian dan semangat anak-anak kami yang telah membawa nama baik madrasah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jumillia menegaskan komitmen MTs YPPI Bengkalis untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga nonakademik. Menurutnya, pendidikan karakter dan kecintaan terhadap budaya lokal merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakar kuat pada jati diri bangsa.

Melalui keikutsertaan dalam Festival Wau Laksamana Bengkalis, MTs YPPI Bengkalis berharap nilai-nilai budaya Melayu dapat terus hidup dan tumbuh di tengah generasi muda, sekaligus menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menapaki masa depan dengan identitas yang kokoh.**