Banner Website
Ragam

Menjaga Nurani Birokrasi, Lapas Kelas IIA Bengkalis Ikrarkan Zona Integritas

188
×

Menjaga Nurani Birokrasi, Lapas Kelas IIA Bengkalis Ikrarkan Zona Integritas

Sebarkan artikel ini
Kalapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yang diikuti seluruh jajarannya, Kamis (5/2/2026). /R45/Humas Lapas.

Bengkalis, Rakyat45.com – Tekad membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas kembali ditegaskan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis melalui pembacaan ikrar dan penandatanganan komitmen bersama Pembangunan Zona Integritas.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas tersebut berlangsung pada Kamis (05/02) di halaman depan Lapas Kelas IIA Bengkalis, menjadi penanda keseriusan institusi dalam menegakkan nilai transparansi dan akuntabilitas.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari komitmen yang sebelumnya telah diteguhkan pada tingkat wilayah. Sehari sebelumnya, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis bersama seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau mengikuti penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Riau.

Pada level satuan kerja, pembacaan ikrar dan penandatanganan Pakta Integritas dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis selaku pembina apel. Seluruh pejabat struktural, pegawai, hingga peserta magang turut ambil bagian, menyatukan suara dan komitmen sebagai simbol tekad kolektif dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.

Dalam amanatnya, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis Priyo Tri Laksono menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak boleh berhenti pada tataran formalitas. Nilai-nilai yang diikrarkan, menurutnya, harus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi.

“Penandatanganan komitmen ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat dan penguat tekad kita bersama untuk menghadirkan pelayanan yang bersih, transparan, serta bebas dari praktik korupsi,” ujar Kalapas Priyo.

Penekanan serupa disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau saat penandatanganan komitmen bersama di tingkat wilayah. Integritas disebut sebagai fondasi utama dalam setiap tugas pemasyarakatan.

“Zona Integritas adalah komitmen bersama. Integritas harus hadir dalam setiap keputusan dan tindakan, baik saat diawasi maupun tidak, demi menjaga kehormatan pemasyarakatan,” tegas Kalapas Bengkalis

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, rangkaian kegiatan di Lapas Kelas IIA Bengkalis ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama oleh Kepala Lapas bersama jajaran pejabat struktural.

Langkah ini menegaskan keseriusan seluruh unsur dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Melalui ikrar dan komitmen yang telah diteguhkan, seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Bengkalis diharapkan terus menjaga integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. Lebih dari sekadar agenda institusional, kegiatan ini menjadi pernyataan moral bahwa pemasyarakatan hadir untuk melayani dengan kejujuran, keadilan, dan kepercayaan publik.**