Banner Website
Peristiwa

Tragedi di Sawah Seyegan, Petir Menyambar Tiga Buruh Tani dan Dua Meninggal Dunia

165
×

Tragedi di Sawah Seyegan, Petir Menyambar Tiga Buruh Tani dan Dua Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian bersama TNI dan warga melakukan penanganan di lokasi kejadian sambaran petir yang menewaskan dua buruh tani perempuan di area persawahan Bulak Barak, Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Senin (9/2/2026)./R45/Ags.w

Sleman, Rakyat45.com – Langit di atas hamparan sawah Bulak Barak mendadak berubah muram, menutup hari kerja para buruh tani dengan duka. Hujan yang turun disertai kilat dan petir merenggut dua nyawa perempuan lanjut usia di Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, saat mereka berupaya menyelamatkan diri dari cuaca yang kian memburuk.

Kapolresta Sleman melalui Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian bermula saat tiga buruh tani perempuan tengah menanam padi di sawah Bulak Barak sejak pagi hari.

“Saat hujan turun disertai petir, ketiganya berteduh di sebuah gubuk sawah. Namun tidak lama kemudian, petir menyambar area di sekitar gubuk tersebut,” jelas AKP Salamun.

Akibat sambaran petir itu, dua korban berinisial W (62) dan S (63) ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya berinisial S (71) selamat dan langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar meski masih dalam kondisi syok. “Korban selamat tidak mengalami luka fisik, namun masih dalam kondisi trauma,” tambahnya.

Petugas kepolisian bersama warga setempat segera mengevakuasi kedua korban meninggal dunia ke Rumah Sakit At Taurot Seyegan. Hasil pemeriksaan medis memastikan keduanya wafat akibat sambaran petir. Korban yang selamat tidak mengalami luka fisik, namun mengalami trauma psikologis akibat kejadian tersebut.

Pihak keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi. Situasi di lokasi kejadian hingga saat ini dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Kepolisian Resor Kota Sleman mengimbau masyarakat, khususnya para petani dan pekerja yang beraktivitas di ruang terbuka, untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan disertai petir. Masyarakat diminta segera menjauhi area terbuka dan mencari tempat perlindungan yang aman guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.**