Rakyat45.com, Asahan – Kementerian Agama Kabupaten Asahan menjadikan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 sebagai momentum memperkuat kerukunan umat beragama dan mempererat sinergi lintas sektor demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai dan maju.
Tasyakuran HAB ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 digelar di Halaman Kantor Kemenag Kabupaten Asahan, Rabu (7/1/2026), dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.”
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, unsur Forkopimda yang diwakili Kejaksaan Negeri Asahan, Polres Asahan, Kodim 0208/Asahan, Danlanal TBA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan beserta jajaran, serta para undangan lainnya.
Ketua Panitia HAB ke-80 yang juga Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Asahan, Hj Sri Muchlis SSos MIKom, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan delapan dekade Kementerian Agama merupakan wujud rasa syukur atas pengabdian panjang Kemenag dalam menjaga nilai-nilai keagamaan yang sejalan dengan semangat kebangsaan.
Menurutnya, peran Kementerian Agama saat ini tidak hanya terbatas pada pendidikan agama dan keagamaan, tetapi juga mencakup upaya menjaga harmoni antarumat beragama, penguatan ekonomi umat, serta menghadirkan agama sebagai solusi atas berbagai tantangan sosial yang dihadapi bangsa.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H Abdul Manan MA, menegaskan bahwa HAB ke-80 menjadi refleksi atas dedikasi seluruh jajaran Kemenag dalam melayani umat dan negara. Ia berharap, di usia yang semakin matang, Kemenag Asahan mampu memberikan manfaat yang lebih luas dan dampak nyata bagi masyarakat.
“Ke depan, seluruh program Kementerian Agama Kabupaten Asahan harus berjalan seirama dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan demi mewujudkan kehidupan keagamaan yang lebih baik,” ujarnya.
Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian Kementerian Agama hingga usia 80 tahun merupakan hasil kerja panjang yang patut disyukuri. Namun, ia mengingatkan agar peringatan HAB tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.
“Hari Amal Bakti harus menjadi ruang refleksi untuk meningkatkan kepedulian sosial. Masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan sentuhan nyata dari kita semua,” kata Rianto.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kebersamaan dalam membangun daerah. Menurutnya, kekuatan yang kecil akan memiliki dampak besar apabila disatukan dalam semangat persaudaraan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.
Rangkaian acara tasyakuran ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Wakil Bupati Asahan bersama Forkopimda dan Kepala Kemenag Asahan kepada sejumlah penerima. Penghargaan tersebut diberikan kepada kategori Humas, User Champion EMIS Terbaik TP 2025/2026 Semester Ganjil, Desa Binaan Berdampak, serta ATR/BPN Kabupaten Asahan atas kontribusinya dalam percepatan sertifikasi tanah MAN Insan Cendekia Asahan. (Mhd Rizki Fauzi)












