Banner Website
Daerah

Hingga Langkah Terakhir: Yulistar Elavanto Simorangkir Dikenang Sepanjang Karier Jurnalistiknya

115
×

Hingga Langkah Terakhir: Yulistar Elavanto Simorangkir Dikenang Sepanjang Karier Jurnalistiknya

Sebarkan artikel ini
Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, dan Ketua PWI Bengkalis, Adi Putra, memberikan penghormatan terakhir saat prosesi pelepasan jenazah Yulistar Elavanto Simorangkir di rumah duka, Jalan Bandes, Desa Wonosari, Rabu (8/4/2026)./R45/PWI.

Rakyat45.com, Bengkalis – Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan jenazah Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkalis, Yulistar Elavanto Simorangkir, pada Rabu (8/4/2026) di rumah duka, Jalan Bandes, Desa Wonosari. Kehilangan sosoknya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, dan berbagai kalangan yang mengenal dedikasinya dalam dunia jurnalistik.

Papan ucapan belasungkawa berjejer di halaman rumah duka, dari Bupati Bengkalis, Wakil Ketua DPRD, hingga unsur Forkopimda, sebagai simbol penghormatan terakhir bagi almarhum.

Kehadiran Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, bersama Kasat Lantas AKP Shandra Amelia dan jajaran Humas Polres, menunjukkan kedekatan almarhum dengan institusi kepolisian, yang selama ini menjadi mitra strategisnya dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Bengkalis, mengenang almarhum sebagai jurnalis berdedikasi tinggi dan mitra strategis Polres dalam penyampaian informasi.

“Walaupun hanya sekali bertatap muka saat berbuka puasa, saya melihat semangatnya dalam menyampaikan informasi kegiatan Polres Bengkalis dan memperjuangkan kebenaran; hal itu menjadi teladan bagi kita semua,” ujar AKBP Fahrian.

Prosesi turut dihadiri Wakil Ketua Pengadilan Negeri beserta jajaran hakim, pengurus PWI Bengkalis, dan rekan-rekan seprofesi yang datang memberikan penghormatan terakhir.

Yulistar menghembuskan napas terakhir pada Senin (6/4/2026) pukul 06.30 WIB di RSUD Kabupaten Bengkalis, setelah berjuang melawan penyakit komplikasi yang tak pernah ia keluhkan. Lahir pada 11 Juli 1968, almarhum tutup usia 58 tahun.

Selain dikenal sebagai jurnalis berdedikasi, ia memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Teknik (Ir) bidang perikanan.

Setelah prosesi pelepasan, jenazah dikebumikan di pemakaman Gereja AKBP, Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Bengkalis. Suasana haru mengiringi setiap langkah terakhirnya, diwarnai isak tangis keluarga dan sahabat.

Ketua PWI Bengkalis, Adi Putra, mengenang almarhum sebagai sosok baik, rendah hati, dan penuh pengabdian dalam dunia jurnalistik. Sejak memulai karier pada 2005, Yulistar bergabung dengan PWI Bengkalis pada 2016, aktif berkontribusi, dan pernah menjabat Kepala Bidang Kesejahteraan PWI masa bakti 2021–2024. Hingga akhir hayat, ia mengemban amanah sebagai Wakil Ketua PWI masa bakti 2024–2027.

“Almarhum bukan hanya sahabat, tetapi juga sosok yang memberi warna dalam perjalanan jurnalistik di Bengkalis. Kebaikan, ketulusan, dan pengabdiannya akan selalu kami kenang,” ucap Adi Putra.

Ucapan duka juga datang dari Ahmadi, pimpinan perusahaan classnews.id, tempat almarhum bernaung sebagai wartawan. Ia menyatakan kehilangan sosok yang dikenal penuh semangat dan tak menyangka kepergian almarhum.

“Selamat jalan, sahabat. Pengabdian dan kenanganmu akan selalu hidup di hati kami,” ungkapnya.

Pelepasan jenazah berlangsung khidmat, meninggalkan kesan mendalam bagi setiap yang hadir, sebagai penghormatan terakhir bagi perjalanan hidup dan dedikasi Yulistar Elavanto Simorangkir.**