Nasional

290 Relawan Kepolisian Bergerak ke Sumbar, Fokus Percepatan Evakuasi dan Akses Bantuan

11
×

290 Relawan Kepolisian Bergerak ke Sumbar, Fokus Percepatan Evakuasi dan Akses Bantuan

Sebarkan artikel ini
290 Relawan Kepolisian Bergerak ke Sumbar, Fokus Percepatan Evakuasi dan Akses Bantuan
Keberangkatan tim ini berlangsung pada Sabtu (29/11) dari Mapolda Riau./R45/Md

Rakyat45.com, Pekanbaru – Upaya percepatan penanganan bencana di Sumatera Barat memasuki fase penting. Sebanyak 290 personel bantuan kemanusiaan diberangkatkan dari Pekanbaru menuju wilayah terdampak untuk memperkuat proses evakuasi warga, membuka akses yang terputus, serta mempercepat distribusi bantuan.

Keberangkatan tim ini berlangsung pada Sabtu (29/11) dari Mapolda Riau. Dalam momen tersebut ditegaskan bahwa langkah cepat ini diambil karena situasi di Sumbar membutuhkan dukungan lintas daerah tanpa menunggu prosedur formal yang berbelit.

Situasi bencana yang melanda sejumlah titik di Sumbar mendorong pentingnya kolaborasi antarinstansi dan antarprovinsi. Prinsipnya, ketika terjadi kondisi darurat kemanusiaan, batas administratif tak boleh menjadi penghambat.

Pimpinan apel keberangkatan menyampaikan bahwa empati dan rasa kemanusiaan menjadi alasan utama pengerahan bantuan.

“Bencana tidak mengenal batas. Ketika ada warga yang membutuhkan, negara harus hadir. Inilah bentuk solidaritas yang seharusnya melampaui wilayah,” tegasnya.

Tim bantuan kemanusiaan diterjunkan setelah menerima laporan kondisi lapangan yang membutuhkan dukungan segera. Perhitungan kekuatan langsung dilakukan dan pengerahan pasukan dilakukan hanya dalam hitungan jam.

“Ketika informasi masuk, kami langsung menghitung kebutuhan. Misi kemanusiaan tidak boleh terlambat,” ujarnya.

Mengingat medan bencana yang kompleks, pengiriman personel turut dilengkapi logistik dan peralatan berskala besar. Beberapa di antaranya meliputi, Bus pengangkut personel, Truk peralatan taktis, Rantis SAR dan unit K-9, Truk Polairud, Ambulans, mobil DVI, mobile water treatment, dan kendaraan penghasil air bersih, Tangki logistik BBM

Perangkat komunikasi termasuk repeater, Vicon, HT Motorola, hingga internet satelit

Perlengkapan SAR berupa tenda medis, dapur lapangan, pelbet, genset, drone, serta alat evakuasi lain

Semua perlengkapan tersebut diharapkan dapat mempercepat pembukaan jalur, memperkuat pencarian dan penyelamatan, serta memastikan bantuan dapat menjangkau lokasi terdampak.

Setibanya di Sumbar, tim akan langsung diarahkan pada empat fokus utama, Evakuasi warga terdampak bencana, Pembukaan akses jalan dan pembersihan material longsor, Distribusi bantuan cepat ke titik-titik kritis, Menjaga keamanan jalur distribusi bantuan.

Seluruh operasi ini dilakukan bersama BPBD, Basarnas, TNI, Polda Sumbar, dan pemerintah daerah agar efektivitas penanganan dapat tercapai.

Pimpinan tim berharap kehadiran personel tambahan dari Riau dapat mempercepat pemulihan awal di wilayah terdampak. Jika situasi mengharuskan penambahan logistik atau tenaga, dukungan tambahan disiapkan.

“Semoga masyarakat Sumbar diberi ketabahan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan,” ujarnya.***