Rakyat45.com, Agam – Tahapan pemulihan pascabanjir di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, kini memasuki fase krusial. Pengerahan alat berat dilakukan untuk mempercepat pembersihan material banjir yang masih menutup akses jalan, permukiman, dan fasilitas umum warga.
Sisa banjir berupa lumpur tebal, bebatuan, dan batang kayu dilaporkan masih mendominasi sejumlah titik. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan distribusi kebutuhan harian warga.
Tiga unit alat berat tiba di Palembayan, Sabtu (3/1/2026) dini hari dan langsung disiagakan di lokasi terdampak terparah. Fokus utama pengerjaan diarahkan pada pembukaan akses jalan antarnagari serta normalisasi jalur vital yang selama ini lumpuh akibat banjir.
“Pembersihan manual sudah tidak memungkinkan. Jika tidak menggunakan alat berat, pemulihan akan memakan waktu jauh lebih lama,” ungkap salah seorang petugas di lokasi.
Selain membuka akses transportasi, alat berat juga digunakan untuk membersihkan saluran air dan memperbaiki fasilitas umum yang rusak, guna mencegah potensi banjir susulan jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Warga menyambut langkah percepatan ini dengan harapan besar. Selama beberapa hari terakhir, aktivitas masyarakat berjalan terbatas akibat terputusnya jalur transportasi dan terganggunya layanan umum.
“Kami berharap pengerjaan ini cepat selesai. Akses jalan sangat menentukan kehidupan sehari-hari warga di sini,” kata seorang warga Palembayan.
Pengerahan alat berat menjadi bagian dari upaya kolaboratif lintas wilayah dalam penanganan bencana. Diharapkan, dengan dukungan peralatan memadai dan kerja terpadu, Palembayan dapat segera pulih dan masyarakat kembali menjalani aktivitas secara normal.
Di tengah proses pemulihan, warga juga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta menjaga kebersihan lingkungan guna mengurangi risiko bencana susulan.***












