Banner Website
Daerah

HAB Kemenag ke-80 di Pringsewu, Penguatan Moderasi Beragama

175
×

HAB Kemenag ke-80 di Pringsewu, Penguatan Moderasi Beragama

Sebarkan artikel ini
HAB Kemenag ke-80 di Pringsewu, Penguatan Moderasi Beragama
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi pada Upacara Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80 di MAN 1 Pringsewu./R45/Deni

Rakyat45.com, Pringsewu Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tingkat Kabupaten Pringsewu dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat moderasi beragama di tengah tantangan sosial dan digital yang kian kompleks.

Upacara peringatan digelar di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pringsewu, Pekon Fajaragung, Kecamatan Pringsewu, Sabtu (3/1/2025), dengan diikuti seluruh jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu. Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas bertindak sebagai pembina upacara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kemenag Pringsewu Marwansyah, serta pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Kemenag setempat.

Dalam hal itu Bupati Riyanto Pamungkas, menekankan peringatan HAB ke-80 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan refleksi atas peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Di tengah derasnya arus digitalisasi dan dinamika sosial, moderasi beragama harus terus diperkuat. Kementerian Agama memiliki peran penting sebagai benteng dalam mencegah tumbuhnya paham radikalisme dan sikap intoleransi di tengah masyarakat,” ujar Riyanto.

Selain penguatan nilai kebangsaan, isu peningkatan kualitas layanan keagamaan juga menjadi sorotan. Riyanto menilai transformasi digital di sektor pelayanan publik keagamaan perlu terus didorong agar masyarakat mendapatkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses.

Menurutnya, sinergi antara Kementerian Agama dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjawab tantangan tersebut, sekaligus mewujudkan tata kelola layanan keagamaan yang adaptif dan profesional.

Pada rangkaian upacara tersebut, sejumlah aparatur sipil negara Kementerian Agama menerima tanda kehormatan Lencana Satya Karya Satya atas pengabdian mereka. Penghargaan juga diberikan kepada siswa berprestasi, serta dilakukan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Riyanto turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Kementerian Agama, mulai dari guru madrasah, penyuluh agama, hingga penghulu yang selama ini aktif melayani masyarakat hingga ke pelosok pekon.

“Dedikasi mereka sangat besar dalam menjaga ketenteraman sosial dan memperkuat nilai keagamaan di masyarakat. Ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Pringsewu yang makmur serta mendukung Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.