Daerah

Bupati Sleman Apresiasi CSR BPD DIY, Layanan Kesehatan RSUD Prambanan Kian Diperkuat

28
×

Bupati Sleman Apresiasi CSR BPD DIY, Layanan Kesehatan RSUD Prambanan Kian Diperkuat

Sebarkan artikel ini
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad dan Direktur RSUD Prambanan Ratih Susila berfoto usai penyerahan bantuan mobil ambulans program CSR Bank BPD DIY kepada RSUD Prambanan, Kamis (15/1/26)./R45/Bidin.

Sleman, Rakyat45com – Upaya memperkuat layanan kesehatan masyarakat kembali mendapat dukungan konkret. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menghadiri penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit mobil ambulans dari Bank BPD DIY kepada RSUD Prambanan, Kamis (15/1/2026).

Bantuan ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah daerah dan dunia perbankan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Acara penyerahan berlangsung di Aula Pertemuan RSUD Prambanan. Ambulans diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, kepada Bupati Sleman Harda Kiswaya, didampingi Direktur RSUD Prambanan beserta jajaran manajemen rumah sakit.

Dalam sambutannya, Santoso Rohmad menegaskan bahwa penyerahan ambulans tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Bank BPD DIY untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya melalui sektor kesehatan yang menyentuh kebutuhan dasar publik.

“Bantuan ambulans ini adalah wujud komitmen kami dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan fasilitas layanan kesehatan yang bersinergi dengan RSUD Prambanan,” ujarnya.

Ia berharap, keberadaan ambulans tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan medis cepat dan tepat, terutama di wilayah pelayanan RSUD Prambanan.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bank BPD DIY yang dinilainya sebagai contoh konkret kolaborasi strategis antara pemerintah dan korporasi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“Bantuan ini bukan semata kontribusi material, tetapi cerminan kebersamaan dan kepedulian dalam mewujudkan kesejahteraan serta akses layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Sleman,” tegasnya.

Harda menambahkan, ketersediaan sarana kesehatan yang memadai merupakan pilar utama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurutnya, ambulans memiliki peran vital, terutama dalam kondisi darurat, mobilisasi tenaga medis, serta rujukan pasien ke fasilitas kesehatan dengan layanan yang lebih tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sleman juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD Prambanan yang dinilai konsisten memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal bagi masyarakat Sleman dan sekitarnya.” ucap Harda.

Direktur RSUD Prambanan, Ratih Susila, menjelaskan bahwa ambulans tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung program Jempol PINK (Jemput Bola Pelayanan Ibu dan Neonatus Komprehensif). Program ini difokuskan pada pelayanan prioritas ibu dan bayi baru lahir sebagai langkah strategis menekan angka kematian ibu dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Ambulans ini akan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan neonatus secara cepat, tepat, dan terintegrasi,” ungkap Ratih.

Dengan tambahan fasilitas ini, RSUD Prambanan diharapkan semakin optimal dalam menghadirkan layanan kesehatan yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.**