Bengkalis, Rakyat45.com – Pagi itu, MTs YPPI Bengkalis diselimuti keceriaan dan energi positif. Siswa, siswi, serta seluruh majelis guru bekerja bahu-membahu dalam gotong royong, menyiapkan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Suasana riang, penuh tawa, namun tetap khidmat, memperlihatkan harmoni antara semangat sosial dan nilai spiritual yang melekat di setiap warga madrasah.
Kegiatan dimulai dengan pembiasaan pagi yang khidmat. Seluruh warga madrasah melaksanakan salat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Al-Ma’tsurat, menciptakan suasana hening dan penuh kekhusyukan. Lantunan doa dan zikir bersama mengingatkan pentingnya nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian pembiasaan pagi ditutup dengan pembacaan Surah Yasin bersama-sama. Tradisi ini tidak hanya menanamkan nilai keagamaan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antara guru dan siswa. Meski kegiatan ini menyita waktu, proses belajar tetap berjalan normal, menjaga ritme akademik dan disiplin di madrasah.
Memasuki jam istirahat, perhatian seluruh warga madrasah tertuju pada Aula Laboratorium, lokasi gotong royong. Para siswa dan guru bahu-membahu menyiapkan perlengkapan dan dekorasi untuk menyambut peringatan Isra’ Mi’raj yang dijadwalkan esok hari, Sabtu (24/1/2026).
Kepala MTsS YPPI Bengkalis, Jumillia, S.Pd, menegaskan, “Gotong royong ini bukan sekadar menyiapkan acara, tetapi juga menumbuhkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Kami ingin setiap peserta merasakan langsung pentingnya kerja sama dan saling membantu.”
Setiap panitia menjalankan tugas sesuai seksi masing-masing. Seksi acara menyusun rangkaian kegiatan agar tertib dan lancar, sementara seksi peralatan menata perlengkapan pendukung dengan rapi. “Seksi pendukung lainnya memastikan semua kebutuhan teknis dan logistik terpenuhi tanpa hambatan,” ungkap Jumillia.
Suasana kekeluargaan semakin terasa saat siswa dan guru bekerja berdampingan, saling menguatkan dan membangun semangat kebersamaan. MTs YPPI Bengkalis berharap peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H berjalan sukses, memberi manfaat spiritual mendalam, sekaligus mempererat ikatan antara guru, siswa, dan keluarga besar madrasah.**












