Banner Website
Daerah

Pemkab Kampar Tutup Akses Kendaraan di Eks Jalan Dt Tabano, Fokus Benahi Pasar Inpres

169
×

Pemkab Kampar Tutup Akses Kendaraan di Eks Jalan Dt Tabano, Fokus Benahi Pasar Inpres

Sebarkan artikel ini
Pemkab Kampar Tutup Akses Kendaraan di Eks Jalan Dt Tabano, Fokus Benahi Pasar Inpres
Pemerintah Kabupaten Kampar mengambil langkah tegas untuk mengurai kemacetan kronis di kawasan Pasar Inpres Bangkinang, Kamis (19/2/2026). /R45/MD

Rakyat45.com, Kampar – Pemerintah Kabupaten Kampar mengambil langkah tegas untuk mengurai kemacetan kronis di kawasan Pasar Inpres Bangkinang. Salah satu kebijakan utama yang mulai diterapkan adalah penutupan akses kendaraan di eks Jalan Dt Tabano dan penataan ulang parkir yang selama ini menjadi pemicu kesemrawutan lalu lintas.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Kampar Ahmad Yuzar, yang sebelumnya disampaikan saat kegiatan gotong royong di wilayah Bangkinang Kota. Implementasi di lapangan dipantau langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kampar, Zulfikar, bersama sejumlah dinas terkait, Kamis (19/2/2026).

Zulfikar menyampaikan bahwa hasil evaluasi penertiban beberapa hari terakhir menunjukkan masih adanya pelanggaran parkir sepeda motor di badan jalan, khususnya di ruas Jalan Dt Tabano yang membelah kawasan pertokoan Ramayana Bangkinang.

“Parkir liar ini yang menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Karena itu, perlu langkah tegas dan penataan ulang yang konsisten,” ujarnya.

Dalam monitoring tersebut, Satpol PP Kampar bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar serta Dinas Perdagkop dan UMK Kabupaten Kampar menyepakati skema baru. Parkir sepeda motor dipindahkan ke Jalan Dt Tabano depan Kantor PMI, sedangkan kendaraan roda empat diarahkan masuk ke area parkir PMI untuk menghindari penumpukan di jalan utama.

Tak hanya itu, Pemkab Kampar juga menyiapkan pengawasan intensif setiap hari. Personel Satpol PP dan Dishub akan bersiaga di Pasar Inpres sejak pagi, serta melakukan pengamanan sore hari di titik-titik rawan kemacetan, seperti simpang Jalan Dt Tabano–Sudirman dan simpang Jalan Dt Tabano–Agus Salim.

Penataan ini menjadi bagian dari rencana jangka menengah Pemkab Kampar, di mana eks Jalan Dt Tabano akan difungsikan khusus untuk aktivitas pedagang, tanpa lalu lintas kendaraan bermotor.

“Kita ingin pasar tertata rapi, pedagang nyaman, dan masyarakat tidak lagi terjebak macet. Ini butuh kerja sama semua pihak,” tegas Zulfikar.

Pemkab Kampar mengimbau pedagang dan pengguna jalan untuk mematuhi aturan baru demi menciptakan kawasan Pasar Inpres Bangkinang yang lebih tertib, aman, dan manusiawi.***