Banner Website
Daerah

Pelindo–Pemkab Meranti Sepakati Transformasi Terminal Tanjung Harapan 2026

20
×

Pelindo–Pemkab Meranti Sepakati Transformasi Terminal Tanjung Harapan 2026

Sebarkan artikel ini
Pelindo–Pemkab Meranti Sepakati Transformasi Terminal Tanjung Harapan 2026
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU), Senin (2/3/2026). (R45/RAB

Rakyat45.com, Meranti – Penguatan layanan pelabuhan di wilayah pesisir Riau kembali menjadi sorotan. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU), Senin (2/3/2026).

Kesepakatan tersebut diteken langsung bersama Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, di Kantor Pelindo Tanjung Balai Karimun. Langkah ini menjadi titik awal pembenahan manajemen dan pengembangan kawasan Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang sebagai simpul transportasi laut utama masyarakat Meranti.

Kerja sama ini menegaskan arah baru pengelolaan terminal penumpang yang lebih profesional, transparan, dan terintegrasi. Pelindo ingin memastikan operasional terminal berjalan sesuai standar nasional pelayanan pelabuhan, sekaligus tetap melibatkan pemerintah daerah dalam pengawasan dan pengembangan.

Branch Manager Pelindo Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, menekankan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen konkret untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Kami siap menjalankan kerja sama ini sesuai porsi dan tanggung jawab masing-masing. Fokus utama kami adalah menciptakan pelayanan yang aman, nyaman, dan tertata bagi seluruh penumpang,” ujarnya.

Sebagai bagian dari transformasi operasional 2026, Pelindo mengalokasikan investasi untuk membenahi sejumlah fasilitas strategis di Terminal Tanjung Harapan. Penataan koridor terminal, perbaikan ponton sandar, pengaturan ulang area parkir, hingga peningkatan sarana kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama.

Tak hanya itu, fasilitas pendukung juga diperkuat melalui penambahan genset, optimalisasi ruang kargo dan trestle, renovasi ruang tunggu, serta penyediaan air minum gratis bagi pengguna jasa.

Terminal Tanjung Harapan selama ini berperan vital sebagai jalur penghubung masyarakat Kepulauan Meranti menuju Batam, Tanjungpinang, Dumai, Bengkalis, hingga Pekanbaru. Karena itu, pembenahan terminal dinilai mendesak guna mengimbangi mobilitas penumpang yang terus meningkat.

Momentum transformasi ini juga berkaitan erat dengan kesiapan menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Pelindo memastikan seluruh infrastruktur dan sistem operasional akan dioptimalkan guna mencegah kepadatan serta gangguan layanan.

Sinergi antara Pelindo dan Pemkab Meranti menjadi bagian dari upaya mendukung program mudik aman dan tertib, khususnya di wilayah pesisir yang sangat bergantung pada transportasi laut.

Koordinasi turut melibatkan DPRD, tokoh masyarakat, serta unsur lembaga adat guna menjaga stabilitas sosial dan memastikan pengelolaan pelabuhan berjalan harmonis.

Isu penting lainnya dalam MoU ini adalah dorongan terhadap ekonomi daerah. Pelindo membuka peluang kerja sama dengan BUMD dan mitra lokal dalam pengelolaan parkir, kebersihan kawasan, hingga pengembangan fasilitas tambahan seperti pendingin ruangan di ruang tunggu.

Skema ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memperluas ruang investasi daerah dan menyerap tenaga kerja lokal.

Kolaborasi Pelindo dan Pemkab Kepulauan Meranti menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas maritim, meningkatkan daya saing kawasan pesisir, serta memastikan Terminal Tanjung Harapan berkembang menjadi gerbang transportasi laut yang modern dan berkelanjutan di Riau.***