Banner Website
Hukum & Kriminal

Mengurai Rindu Lebaran Kedua: 2.385 Pengunjung Padati Lapas Kelas IIA Bengkalis

116
×

Mengurai Rindu Lebaran Kedua: 2.385 Pengunjung Padati Lapas Kelas IIA Bengkalis

Sebarkan artikel ini
Ribuan pengunjung memadati lapangan serbaguna Lapas Kelas IIA Bengkalis pada hari kedua Idulfitri 1447 H, bagian dari lonjakan kunjungan yang mencapai 2.385 orang, saat keluarga melepas rindu dengan warga binaan, Minggu (22/03/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Hari raya tak hanya dirayakan di ruang-ruang terbuka dan rumah-rumah keluarga; di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkalis, Idulfitri menjelma menjadi momen pertemuan yang sarat emosi, ketika jarak dipangkas oleh kerinduan yang lama tertahan.

Sebanyak 2.385 pengunjung memadati lapangan serbaguna pada hari kedua Idulfitri 1447 H, Minggu (22/03/2026). Mereka terdiri atas 756 laki-laki, 1.407 perempuan, dan 222 anak-anak sebuah komposisi yang memperlihatkan kuatnya ikatan keluarga dalam setiap langkah yang ditempuh menuju tempat ini.

Lonjakan jumlah pengunjung meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari pertama yang berkisar seribuan orang, sebuah fakta yang mendorong pihak Lapas memperketat pengamanan tanpa mengurangi esensi layanan.

Lapangan terbuka kemudian dioptimalkan sebagai pusat kunjungan, menghadirkan ruang silaturahmi yang lebih lapang sekaligus menjaga alur pertemuan tetap tertib dan terkendali.

Suasana yang tercipta jauh dari kesan kaku. Di antara barisan manusia, pelukan hangat, percakapan lirih, dan hidangan Lebaran yang dibagi bersama menjadi gambaran yang berulang di setiap sudut.

Kehadiran perempuan dan anak-anak yang mendominasi kunjungan mempertegas peran keluarga sebagai penopang utama harapan, bahwa di balik masa pembinaan, selalu ada ruang untuk kembali dan memperbaiki diri.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, meninjau langsung jalannya layanan dan memberikan apresiasi atas kedisiplinan para pengunjung. Ia menegaskan bahwa peningkatan jumlah kunjungan tidak menjadi alasan untuk melonggarkan standar keamanan.

“Hari ini terjadi peningkatan signifikan, mencapai 2.385 jiwa, ini adalah cerminan besarnya antusiasme keluarga untuk merayakan Idulfitri bersama warga binaan. Seluruh personel kami siagakan, mulai dari pendaftaran, penggeledahan, hingga pengawasan di area kunjungan, agar pertemuan tetap aman, dan terbebas dari barang terlarang,” tegas Kalapas Priyo.

Di pintu utama, petugas bekerja dalam tempo cepat namun presisi, memastikan setiap prosedur berjalan sesuai ketentuan. Sementara itu, penerapan sistem zonasi di area lapangan terbukti efektif meredam kepadatan; arus pengunjung bergerak tertata tanpa menimbulkan penumpukan yang berlebihan.

Layanan kunjungan khusus Idulfitri ini dijadwalkan berlangsung hingga hari ketiga. Hingga penutupan pada pukul 16.00 WIB, situasi tetap kondusif.

“Lebih dari sekadar pengelolaan keramaian, momentum ini menjadi potret nyata pelayanan yang menyeimbangkan ketegasan dan kemanusiaan memberi ruang bagi pertemuan singkat yang menyimpan arti panjang bagi setiap keluarga yang datang.” pungkasnya.**