Banner Website
Daerah

Kembali ke Sekolah Lama, Bupati Siak Tekankan Isu Karakter dan Kepedulian Lingkungan Siswa

47
×

Kembali ke Sekolah Lama, Bupati Siak Tekankan Isu Karakter dan Kepedulian Lingkungan Siswa

Sebarkan artikel ini
Kembali ke Sekolah Lama, Bupati Siak Tekankan Isu Karakter dan Kepedulian Lingkungan Siswa
Momentum Bupati Siak, Afni Zulkifli di SD Negeri 02 Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak Sri Indrapura, pada Senin (30/3/2026). Rakyat45/Suhardi

Taktiknews.com, Siak – Momentum berbeda terjadi di SD Negeri 02 Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak Sri Indrapura, pada Senin (30/3/2026).

Apel pagi yang biasanya berlangsung sederhana berubah menjadi penuh makna saat Bupati Siak, Afni Zulkifli, hadir langsung sebagai pembina upacara.

Kehadirannya bukan sekadar kunjungan resmi, melainkan membawa pesan kuat terkait pendidikan karakter dan kesadaran lingkungan bagi generasi muda.

Sekolah dasar tersebut memiliki nilai historis bagi Afni Zulkifli. Di tempat inilah ia pernah menempuh pendidikan dasar sebelum akhirnya menapaki perjalanan hingga menjadi kepala daerah.

Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang nostalgia yang sarat makna, terutama setelah suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang masih terasa hangat.

Dalam amanatnya, Afni mengangkat isu utama tentang pentingnya semangat belajar di tengah keterbatasan.

Ia membagikan kisah masa kecilnya yang penuh perjuangan, di mana ia harus berjalan kaki dan bersepeda menempuh jarak cukup jauh dari Kampung Rempak menuju sekolah.

Bahkan, di sela-sela aktivitas belajar, ia turut membantu orang tuanya berjualan es di pasar.

Cerita tersebut disampaikan sebagai refleksi nyata bahwa kesulitan bukanlah alasan untuk berhenti mengejar pendidikan.

Ia menegaskan bahwa kerja keras, disiplin, dan tekad kuat merupakan kunci utama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Anak-anak harus tetap semangat belajar, jangan mudah menyerah. Dari sekolah ini, saya yakin suatu saat akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan Kabupaten Siak,” pesannya di hadapan para siswa.

Tak hanya menyasar siswa, Afni juga menyoroti peran strategis guru dalam membentuk generasi berkualitas.

Ia memberikan penghargaan atas dedikasi para tenaga pendidik yang selama ini berjuang tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik karakter anak-anak.

Ia menyadari bahwa tantangan yang dihadapi guru semakin kompleks, terutama terkait beban administrasi yang kerap menyita waktu.

Namun demikian, ia berharap para guru tetap menjaga semangat dan tidak melupakan esensi utama pendidikan, yaitu membentuk pribadi siswa yang berkarakter dan berakhlak.

Isu pendidikan karakter menjadi salah satu fokus utama dalam kunjungan tersebut.

Afni menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai dasar sejak dini, seperti disiplin, saling menghormati, serta menjauhi perilaku negatif seperti perundungan (bullying).

Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara siswa, guru, dan orang tua.

Ketiga elemen ini dinilai memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian anak secara utuh.

Tidak kalah penting, Afni turut menyoroti isu lingkungan yang kini semakin mendesak.

Ia mengajak seluruh siswa untuk mulai peduli terhadap kebersihan lingkungan, dimulai dari hal sederhana seperti membuang dan memilah sampah pada tempatnya.

Menurutnya, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa dampak besar di masa depan.

Ia menekankan bahwa kesadaran menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak usia dini agar menjadi bagian dari karakter anak-anak.

Dalam penyampaiannya, Afni juga menegaskan bahwa peran guru sangat krusial dalam menanamkan nilai-nilai tersebut.

Ia menilai bahwa nasihat dari guru seringkali lebih mudah diterima oleh siswa dibandingkan arahan dari orang tua di rumah.

“Guru adalah teladan. Apa yang disampaikan guru akan lebih mudah diingat dan diikuti oleh anak-anak,” ujarnya.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Siak tersebut memberikan energi positif bagi seluruh warga sekolah.

Para siswa terlihat antusias mengikuti jalannya upacara, sementara para guru menyambut baik perhatian yang diberikan terhadap dunia pendidikan.

Kunjungan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata.

Lebih dari itu, pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian integral dari proses pendidikan.

Dari halaman SD Negeri 02 Kampung Dalam, pesan penting kembali ditegaskan: bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam menciptakan generasi unggul.

Dengan semangat, kerja keras, dan nilai-nilai positif, setiap anak memiliki peluang yang sama untuk meraih masa depan yang gemilang.***