RAKYAT45.COM – Pemprov Riau membagikan 14.000 masker gratis kepada masyarakat di Pekanbaru dan Kampar untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (24/8/2026).
Pembagian masker dilakukan di tujuh lokasi yang dinilai rawan terdampak asap. Kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan dari aparatur sipil negara (ASN) dan mahasiswa.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan pembagian masker dilakukan sesuai arahan Plt Gubernur Riau sebagai langkah perlindungan masyarakat dari paparan asap.
“Hari ini sesuai dengan arahan Plt Gubernur Riau, kami membagikan 14.000 masker kepada masyarakat yang disebar pada 6 titik di Kota Pekanbaru dan 1 titik di Kabupaten Kampar,” kata Zulkifli di Pekanbaru, Senin (24/8/2026).
Puluhan ASN dari RSUD Arifin Achmad, RSUD Petala Bumi, RSJ Tampan dan Dinas Kesehatan Riau diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Mereka juga didampingi mahasiswa dari Poltekkes Kemenkes, Institut Kesehatan Payung Negeri dan Institut Al-Insyirah.
“Pembagian masker kepada masyarakat tersebut turut melibatkan ASN dan mahasiswa. Masing-masing titik dibagikan sebanyak 2.000 masker,” ujar Zulkifli.
Enam lokasi pembagian masker berada di Kota Pekanbaru, yakni Bundaran Tugu Zapin, Lampu Merah Simpang 3, Lampu Merah Mall SKA, Simpang Pasar Pagi Arengka, Simpang 4 Kubang Garuda Sakti Panam dan Simpang 3 Jalan Riau.
Sementara satu lokasi lainnya berada di Kabupaten Kampar, tepatnya di sepanjang Ruas Jalan Pekanbaru-Bangkinang.
“Dan untuk di Kabupaten Kampar, dibagikan pada Ruas Jalan Pekanbaru – Bangkinang. Masing-masing titik dibagikan sebanyak 2.000 masker,” kata Zulkifli.
Selain membagikan masker, Dinas Kesehatan Riau mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara terdampak asap.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kualitas udara semakin memburuk.
“Selanjutnya, diharapkan untuk tidak memperburuk situasi dengan membakar sampah atau lahan. Terakhir, tetap menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh dengan berolahraga serta mengonsumsi vitamin,” ungkap Zulkifli.
Pemprov Riau melalui Dinas Kesehatan mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan selama paparan asap. Penggunaan masker dan pembatasan aktivitas di luar ruangan menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko gangguan akibat kualitas udara yang buruk.***












