Rakyat45.com, Nias – Sebuah mahkota tradisional bernama “Rai Högö” kembali menarik perhatian para pemerhati budaya Indonesia. Mahkota emas yang berasal dari Pulau Nias ini dikenal sebagai perhiasan khusus bagi perempuan dari keluarga bangsawan. Selain menjadi simbol status sosial, Rai Högö juga digunakan dalam berbagai upacara adat penting di Nias.
Mahkota tersebut umumnya dibuat dari emas murni berkadar 16 hingga 18 karat, memperlihatkan keindahan dan ketelitian tinggi dalam setiap lekukannya. Salah satu contoh Rai Högö yang kini dipamerkan adalah hasil karya Adi Duha, atau dikenal sebagai Ama Feliks, seorang pandai emas ternama dari Desa Hiliganöwö, Nias Selatan. Keahlian Adi Duha dalam merancang perhiasan tradisional menjadikannya salah satu pengrajin yang dihormati di wilayah tersebut.
Mahkota ini bukan hanya sekadar perhiasan, tetapi merupakan representasi identitas budaya masyarakat Nias yang kaya dan bersejarah. Kehadirannya dalam berbagai ritual adat memberi kesan kuat tentang betapa tingginya nilai tradisi yang dijaga turun-temurun.
Rai Högö kini tak hanya menjadi kebanggaan masyarakat lokal, tetapi juga menjadi artefak penting yang memperkaya khazanah warisan budaya Nusantara.***












