Banner Website
Ekbis

Pringsewu Expo 2023 Andalkan UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Warga

46
×

Pringsewu Expo 2023 Andalkan UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
Pringsewu Expo 2023 Andalkan UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Warga
Suasana press conference Pringsewu Expo 2023 di Kabupaten Pringsewu, Jumat (16/6). R45/Deni Pakpahan.

Rakyat45.com, Pringsewu – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menjadikan produk UMKM dan IKM sebagai unggulan dalam gelaran Pringsewu Expo 2023. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-14 Kabupaten Pringsewu yang sebelumnya sempat terkendala pandemi Covid-19.

Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Adi Erlansyah mengatakan, penyelenggaraan Pringsewu Expo 2023 diharapkan mampu membangkitkan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM.

“Ini merupakan upaya Pemkab untuk memfasilitasi agar kegiatan masyarakat lebih muncul dan berkembang serta berdampak secara ekonomi,” kata Adi usai menggelar press conference Pringsewu Expo 2023, Jumat (16/6).

Adi mengakui masih terdapat pelaku UMKM yang belum terakomodasi dalam event tersebut. Hal itu, menurutnya, menjadi catatan untuk pelaksanaan Pringsewu Expo ke depan agar dapat melibatkan lebih banyak UMKM.

Pada tahun ini, sebanyak 110 pelaku UMKM dijadwalkan tampil. Selain itu, sejumlah lapak juga diisi pelaku UMKM di luar kompleks Pringsewu Expo yang dikelola komunitas Perdakon.

Ia pun meminta peran media untuk membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat, baik di dalam maupun luar Kabupaten Pringsewu, agar berkunjung ke pesta rakyat yang digelar selama enam hari tersebut.

“Stand di sini mulai buka sore hari sekitar pukul 15.00-22.00 WIB. Bisa disampaikan ke masyarakat agar datang ke sini,” imbuhnya.

Terkait target perputaran uang, Adi menyebut tidak ada target khusus untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam pelaksanaan Pringsewu Expo 2023.

Meski demikian, pihaknya akan mengupayakan optimalisasi transaksi digital dengan menggandeng perbankan agar pelaku UMKM maupun pengelola stan menggunakan pembayaran melalui QRIS.

“Transaksi digital merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat serta memberikan kepastian. Masyarakat tidak perlu membawa uang tunai lagi,” pungkasnya.***